Pemerintah Pikirkan Insentif untuk Merek yang Punya R&D

Kompas.com - 11/04/2017, 12:30 WIB
Pusat R&D terbaru milik Daihatsu di Indonesia Otomania/Setyo AdiPusat R&D terbaru milik Daihatsu di Indonesia
|
EditorAgung Kurniawan

Karawang, KompasOtomotif – Keberadaan Research and Development (R&D) dianggap penting oleh pemerintah sebagai bagian dari siklus industri otomotif. Kementerian Perindustrian pun menyatakan siap mengkaji adanya insentif untuk merek-merek yang punya pusat penelitian dan pengembangan.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (Ilmate) Kementerian Perindustrian, I Gusti Putu Suryawirawan, mengatakan, bahwa area penielitian dan pengembangan ini bisa dibilang sebagai jantung, karena dari sinilah produk yang sesuai dengan keinginan konsumen lahir.

”Industri adalah suatu siklus. Beda dengan prakarya. Kalau prakarya bikin sekali, besok bikin yang lain enggak apa-apa. Industri harus berpikir sampai ke arah manufaktur. Dari R&D, prototyping, produksi, dipasarkan, kemudian ada tanggapan dari konsumen, balik lagi ke R&D,” kata Putu, (10/4/2017), setelah meresmikan R&D Center milik PT Astra Daihatsu Motor di Karawang, Jawa Barat.

Putu mengatakan bahwa selama ini, jika ada konsumen yang kurang puas dengan sebuah produk otomotif, tanggapannya pasti dilempar ke negara asal, Jepang misalnya. Konsumen harus menunggu lagi, dan tentu ada delay alias jeda waktu.

Ketika sebuah merek sudah punya R&D Center seperti Daihatsu, semua keluhan atau keinginan konsumen bisa ”dilempar” ke R&D, sehingga dalam waktu dekat, permasalah bisa diselesaikan. Inilah yang mendasari pemerintah melalui Kementerian Perindustrian mendorong adanya insentif.

”Ini memang harus ada semacam insentif. Kami sedang berkomunisi dengan badan Litbang (Kemenperin), dan mereka sedang buat kajiannya. Kami juga sedang berkomunikasi dengan mereka, pantasnya dapat insentif apa. Adanya insentif, nanti merek-merek lain juga akan mengikuti,” ucap Putu.

Iklim
Di lain sisi, Ketua Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi mengatakan bahwa R&D akan dibangun jika dari sisi ekonomi dan skill mumpuni. Daihatsu adalah salah satu merek yang mempunya itu, disamping produksi dan penjualannya yang besar.

”Semua tergantung dari pusat (prinsipal). Nah, kita harus menciptakan iklim yang baik, sehingga orang-orang yang mempunyai merek nyaman berinvestasi di sini. Kalau sudah terlaksana, mereka akan nyaman juga bikin R&D. Itulah tugas kami dari Gaikindo untuk menjembatani kebutuhan pengusaha dan pemerintah supaya sejalan,” ucap Nangoi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X