Pasar Otomotif ASEAN Menggeliat Lagi

Kompas.com - 05/04/2017, 17:02 WIB
Suasana padat di IIMS 2016. Setelah direkapitulasi ulang, data transaksi tembus Rp 3 tirliun. Dyandra PromosindoSuasana padat di IIMS 2016. Setelah direkapitulasi ulang, data transaksi tembus Rp 3 tirliun.
|
EditorAgung Kurniawan

Bangkok, KompasOtomotif - Penjualan mobil baru di enam negara utama Asia Tenggara naik 13 persen pada Februari 2017. Pertumbuhan dua digit ini merupakan yang pertama kalainya selama delapan bulan terakhir, mengutip Nikkei, Rabu (5/4/2017).

Jumlah penjuualan untuk keenam pasat tersebut mencapai 259.746 kendaraan, atau lebih banyak 250.000 unit, dibanding bulan yang sama tahun lalu. Di mana angka ini juga memecah rekor baru, sepanjang tiga tahun.

Tiga pasar mobil terbesar di Asia Tenggara, Indonesia, Thailand dan Malaysia, masing-masing mencatat pertumbuhan berturut-turut. Indonesia, pasar terbesar di kawasan ini, mengalami pertumbuhan penjualan 7 persen menjadi 94.791 unit kendaraan, berkat kinerja yang baik oleh mobil kecil dari segmen model murah.

Penjualan di Thailand, pasar terbesar kedua, melonjak 20 persen menjadi 68.435 unit. Sebelumnya, konsumen Thailand telah mengurangi belanja sepeninggal Raja Bhumibol Adulyadej sebagai ungkapan berkabung, dan faktor ini nampaknya sudah mulai berkurang.

Saat ini, para pabrikan sedang bersaing untuk menarik perhatian di Bangkok International Motor Show, yang berlangsung sejak akhir Maret. “Penjualan Januari-Februari Thailand, telah melebihi perkiraan yang dibuat pada awal tahun ini,” ujar Toshiaki Maekawa Presiden Tri Petch Isuzu Sales.

Kemudian di Malaysia melonjak 12 persen atau menjadi 42.455 unit. Ini merupakan kelanjutan dari proses pemulihan, setelah 12 bulan berturut-turut performanya buruk pada 2016. Hasil baik di Malaysia, akan membantu mendukung pasar mobil seluruh wilayah.

Setelah selama 35 bulan alami pertumbuhan dua digit, Filipina kali ini hanya mendapat kenaikan 6 persen. Penjualannya pada Februari 2017 ini mencapai 30.285 unit, dengan sedikit penurunan di mobil penumpang. Namun, banyak yang melihat, kalau penurunan ini merupakan reaksi sementara, dari aturan ketat yang baru diberlakukan pemerintah Filipina untuk pendaftaran mobil baru dan pengiriman ke diler.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X