AHM Ikut Kembangkan Pendidikan Vokasi SMK

Kompas.com - 28/02/2017, 18:51 WIB
Siswa SMK jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) Astra Honda melakukan praktek di laboratorium TSM Astra Honda. AHMSiswa SMK jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) Astra Honda melakukan praktek di laboratorium TSM Astra Honda.
|
EditorAgung Kurniawan

Mojokerto, KompasOtomotif – Produsen kendaraan roda dua terbesar di Indonesia, PT Astra Honda Motor (AHM) dipercaya pemerintah melalui Kementerian Perindustrian, untuk bertanggung jawab dalam pengembangan SMK Pilot Project berbasis kompetensi.

Tugas baru yang diemban AHM bersama pemerintah ini, dimaksudkan untuk meningkatkan progam pendidikan vokasi di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Penandatanganan kerjasama ini dilakukan pada Peluncuran Program Pendidikan Vokasi Industri Kementerian Perindustrian di Mojokerto, Jawa Timur (28/2/2017).

Prosesi tersebut disaksikan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Muhammad Jusuf Kalla, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

AHM Direktur AHM Markus Budiman (kiri) disaksikan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (kanan kedua), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy (kanan) dalam acara Peluncuran Program Pendidikan Vokasi Industri yang berlangsung di Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (28/2/2017).

Markus Budiman, Direktur HR, GA & IT AHM mengatakan, sudah sejak lama AHM berkomitmen dan mendukung pengembangan pendidikan kejuruan dan vokasi, melalui Kurikulum Teknik Sepeda Motor (KTSM) Astra Honda sejak 2010.  Tentunya untuk mendukung program link and match dunia usaha dan dunia industri (DUFI), dengan dunia pendidikan.

“KTSM Astra Honda kami gulirkan di seluruh Indonesia secara komprehensif., dengan kurikulum berbasis teknologi terkini. Kami juga memberikan pelatihan yang terukur dalam beberapa level sertifikasi, untuk peningkatan kompetensi para guru. Kami juga mendorong SMK binaan kami bisa menjadi Tempat Uji Kompetensi (TUK) dengan dukungan sistem e-Database dan e-Learning yang terintegrasi ke sekolah,” ujar Markus, dalam siaran resminya, Selasa (28/2/2017).

Bersamaan dengan peresmian kerjasama, AHM juga memberikan bantuan berupa 1 (satu) unit sepeda motor dan special tools kepada 10 SMK yang nanti akan menjadi mitra binaan AHM. Pengembangan SMK berbasis kompetensi ini merupakan kelanjutan dari implementasi Instruksi Presiden (Inpres) No. 9 Tahun 2016 mengenai Revitalisasi SMK.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X