Penyelundupan Komponen Mobil Palsu Rp 72,3 M

Kompas.com - 23/01/2017, 09:41 WIB
Komponen mobil non OEM yang berhasil di sita. Motoring.com.auKomponen mobil non OEM yang berhasil di sita.
|
EditorAgung Kurniawan

Abu Dhabi, KompasOtomotif – Tak kurang dari500.000 keping lebih komponen mobil palsu, yang berpotensi berbahaya, disita dalam penggerebekan di Uni Emirat Arab (UEA). Petugas investigasi mengatakan, barang ini kemungkinan bakal menuju Australia.

Ini merupakan penyitaan terbesar di segmen otomotif dalam sejarah UEA, investigator memperkirakan kalau ini setara dengan 5,4 juta dolar Amerika atau Rp 72,3 miliar. Komponen-komponen tersebut diangkut dengan total 21 truk, yang tersimpan di sebuah gudang distribusi di kota Al-Ain, Abu Dhabi.

Mengutip Motoring.com, Minggu (22/1/2017) suku cadang palsu tersebut bisa dipasangkan pada 15 merek mobil yang berbeda. Penggerebekan ini merupakan hasil dari kolaborasi penyelidikan yang besar, oleh pemilik merek dagang otomotif dan Abu Dhabi Department of Economic Development (ADDED).

Penyitaan ini juga disebut memiliki kesamaan dengan yang dilakukan pada Mei 2016, di mana berhasil ditemukan 33.000 komponen palsu Toyota, yang didominasi oleh part keselamatan seperti airbag triggering devices, di Guangzhou, China.

Palsu

Pihak Australia merespons langsung, terkait berhasil disitanya komponen mobil yang akan dikirimkan ke negerinya. "Pengedar di Dubai telah menghubungi pengecer otomotif Australia, dan menawarkan untuk menjual mereka suku cadang asli, lebih murah dari harga lokal (Australia), dalam kebanyakan kasus, ternyata komponen tersebut adalah palsu,” ujar Craig Douglas, Nationwide Research Group Director, yang memiliki pengalaman puuhan tahun menjadi investigator komponen mobil palsu.

Douglas menambahkan, melalui penyelidikan yang sudah dilakukannya selama 25 tahun terakhir, sudah semakin terlihat kalau suku cadang palsu untuk beberapa merek mobil ke Australia, diimpor dari Dubai, Abu Dhabi dan beberapa kota lain di UEA.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Penyelidikan kami telah mengungkapkan komponen ini adalah palsu. Penyitaan baru-baru ini menunjukkan masalah yang terus meningkat, dan konsumen Australia harus waspada," ujar Douglas, yang menggambarkan UEA sebagai "Hong Kong dari era 80-an" terkait komponen mobil palsu atau Original Equipment Manufacturer (OEM).

Tony Weber, pimpinan Federal Chamber of Automotive Industries (FCAI) terkait kasus ini, perlu untuk mengampanyekan penggunaan suku cadang asli OEM, yang dibeli dari diler resmi merek mobil yang digunakan. Namun, pernyataan tersebut mendapat respons dari Australian Automotive Aftermarket Association (AAAA).

Stuart Charity, Direktur Eksekutif AAAA mengatakan, kalau konsumen memiliki hak untuk tidak memilih suku cadang OEM, ketika menservis atau memperbaiki mobil mereka. “AAAA percaya akan persaingan bebas dan terbuka, sebagai cara terbaik untuk memastikan bahwa semua pemilik mobil Australia memiliki akses untuk produk terjangkau, perbaikan, dan suku cadang yang berkualitas tinggi," ucap Charity.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.