Mengenal Istilah “Masuk Angin” pada Mesin Diesel

Kompas.com - 06/01/2017, 08:23 WIB
Ilustrasi Mesin Diesel. KompasOtomotif-donny aprilianandaIlustrasi Mesin Diesel.
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif – Istilah masuk angin ternyata bukan hanya berlaku untuk manusia, tapi juga mesin, terutama jenis diesel. Namun, penyakit ini menjangkit pada mesin generasi terbaru, tapi lansiran lawas.

Iwan Abdurahman, Repair Service Manager Workshop Department Technical Service Division PT Toyota Astra Motor (TAM) menyampaikan, kalau masuk angin terjadi saat bahan bakar diesel di tanki kosong. Sehinga udara tersedot pompa injeksi.

“Di mana ini ungkapan untuk diesel lama biasanya. Jadinya yang menyembur dari nozzle, bukan hanya bahan bakar solar saja, tetapi ada udaranya,” ujar Iwan kepada KompasOtomotif, Kamis (5/1/2017).

Iwan melanjutkan, masuk angin ini juga tidak akan bermasalah untuk mesin bensin karena tidak ada potensi jebakan udara. Selain itu juga di mesin diesel baru (common rail) tidak pernah terjadi masalah seperti ini, karena udara lebih mudah keluar (sistem common rail serupa dengan fuel line bensin).

“Jadi, masuk angin umumnya terjadi untuk diesel yang konvensional, di mana masih menggunakan pompa injeksi model distributor atau in line,” ujar Iwan.

Menambahkan dari buku “Pintar Servis Mesin Diesel” karya Buntarto, dengan kondisi seperti itu, pesannya adalah tidak dianjurkan untuk terlambat mengisi tanki bahan bakar diesel, atau bahkan sampai kekeringan.

Selain itu, masih ada penyebab lain mesin diesel masuk angin, yaitu ketika melakukan penggantian komponen pada sistem bahan bakar, sehingga harus melepas beberapa komponen seperti selang-selang, filter bahan bakar, dan nozzle/injektor. Ketika bagian tersebut dibuka, udara luar akan berpotensi masuk. Jadi harus dilakukan oleh yang ahli.

Kemudian, masalah ini juga bisa terjadi pada saat pemilik mobil atau mekanik, membuang air pada penampungan (water sedimeter).

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X