Nuansa Mewah Interior Mercedes-Benz GLC 250 Lokal

Kompas.com - 03/01/2017, 12:52 WIB
Tetap mewah meski berstatuskan rakitan lokal di pabrik Mercedes-Benz Wanaherang, Bogor, Jawa Barat. Otomania/Setyo AdiTetap mewah meski berstatuskan rakitan lokal di pabrik Mercedes-Benz Wanaherang, Bogor, Jawa Barat.
Penulis Stanly Ravel
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif - Meski berstatuskan rakitan lokal alias completely knocked down (CKD) Wanaherang, Bogor, tapi kenyamanan interior Mercedes-Benz GLC 250 tetap terjaga. Nuansa mewah khas mobil Eropa masih jadi keunggulan saat pertama membuka pintu dan duduk di balik kemudinya.

Hampir tidak ada perbedaan yang signifikan dengan versi CBU. Mulai dari material sampai layout keseluruhan dasbor serta tata ruangnya.

Balutan kulit Artico leather di baris pertama dan kedua tetap terpasang, sedangkan untuk dasbor diberikan sentuhan paduan kulit dan panel kayu yang menegaskan sisi eksklusifnya. Sebagai pembatas antara pengendara dan penumpang, di baris pertama terdapat konsul yang memiliki ragam fungsi pengaturan.

Otomania/Setyo Adi Disesaki ragam tombol fungsi yang menunjang sisi ergonomis.

Jangan harap menemukan tuas transmisi di sektor tengah, karena letaknya ada di sebelah kanan kemudi yang tuasnya menyerupai sein pada mobil reguler. Guna memanjakan pengendara dan penumpang depan, Mercy memberikan pengaturan jok elektrik yang bisa diakses dari tombol di door trim.

Perangkat hiburan sudah terintegrasi dengan audio yang bisa diakses melalui layar monitor 7 inci tepat di atas dasbor tengah. Mulai dari CD-Player, Navigasi, USB port dan slot khusus untuk memori SD siap memanjakan penumpang selama perjalanan.

Meski memiliki desain kompak, tapi soal kelapangan kabin tetap bisa memberikan kenyamanan. Ruang kaki dan kepala pada baris kedua memiliki jarak yang cukup bagi penumpang dewasa, sedangkan untuk membuka bagasi bisa diakses hanya dengan menekan satu tombol, begitu juga saat menutupnya.

Otomania/Setyo Adi Bagasi lapang dengan kelengkapan ban cadangan yang dibungkus secara khusus.

Sekadar informasi, beda harga GLC 250 Exclusive 4Matic rakitan Wanaherang dengan versi CBU mencapai Rp 40 juta. Walau tidak ada perbedaan pada interior, namun ada beberapa fitur yang dipangkas.

Mulai dari illuminated door sill panels, Mercedes-Benz Lettering, serta electrically folding exterior mirrors alias spion lipat elektrik. Alhasil, pengengendara harus melipat spion secara manual saat parkir atau berjalan di ruang sempit.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X