Suara Klakson "Telolet" Tidak Melanggar Aturan

Kompas.com - 21/12/2016, 18:02 WIB
Sebuah bus Kompas.com/David Oliver PurbaSebuah bus "Telolet" melintas di jalan S Parman, Jakarta Barat. Suara klakson yang unik menjadi buruan anak belasan tahun yang rela menunggu hingga berjam-jam
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif – Tren pemakaian klakson telolet pada bus angkutan umum, menurut Ketua I DPP Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) DKI Kurnia Lesani Adnan, tidak bisa dibendung. Selain karena ada rasa kebanggaan pengemudi memilikinya, suara yang dihasilkan dikatakan tidak melanggar aturan yang berlaku.

Kurnia menjelaskan Organda tidak melarang penggunaan klakson telolet. Namun, dianjurkan kepada pada sopir agar tidak meladeni semua permintaan “pemburu” klakson telolet. Belakangan ini masyarakat banyak yang meminta sopir membunyikan klakson di jalanan, rekaman videonya sudah viral di dunia maya.

“Tidak ada larangan sama sekali. Tapi kami pernah ukur dB (desibel)-nya , di bawah aturan,” jelas Kurnia.

Baca: Klakson Telolet Sudah Eksis sejak 5 Tahun lalu

Suara klakson pada kendaraan bermotor diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan. Pada pasal 64 diterangkan, klakson merupakan salah satu persyaratan kendaraan laik jalan.

Selanjutnya, aturan tentang suara klakson tertera pada pasal 69 yang bunyinya, ”Suara klakson sebagaimana dimaksud dalam Pasal 64 ayat (2) huruf f paling rendah 83 (delapan puluh tiga) desibel atau dB (A) dan paling tinggi 118 (seratus delapan belas) desibel atau dB (A).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X