Beda Prioritas Konsumen Mobil Murah dan Premium

Kompas.com - 06/12/2016, 17:22 WIB
Nissan booth di GIIAS 2016 Otomania/Setyo AdiNissan booth di GIIAS 2016
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif – Rencana PT Nissan Motor Indonesia (NMI) untuk membuat lebih canggih mobil-mobil generasi baru di masa akan datang bakal tak mungkin bisa merata. Hal itu berkaitan dengan model dan segmentasinya, otomatis memisahkan karakteristik konsumen yang berbeda-beda.

Di segmen menengah ke bawah misalnya, seperti yang dihuni Nissan Grand Livina, March, Evalia, atau lainnya, sudah tak begitu memprioritaskan soal fitur. Paling penting di kelas ini justru soal harga, diikuti konsumen bahan bakar, baru setelahnya soal desain dan fitur.

”Di segmen ini, pengaplikasian teknologi dalam Intelligent Mobiliy akan dipilih yang lebih tepat guna. Harga buat masyakarat di segmen ini akan menjadi lebih sensitif,” ucap Budi Nur Mukmin, GM Strategi Pemasaran dan Perencanaan Produk NMI, belum lama ini.

Kelas Premium
Sementara itu, buat orang-orang yang sudah berkemampuan finansial lebih, jusrtu alasan membeli mobil berbanding terbalik dengan sebelumnya. Segmen menengah-atas ini kata Budi lebih bisa menerima fitur-fitur baru yang makin canggih.

”Berdasarkan survei kami, justru alasan utama orang-orang beli X-Trail adalah fitur. Saat di-launching 2014 lalu, memang menjadi SUV di kelasnya yang paling canggih. Mereka tidak terlalu sensitif,” ucap Budi.

Hal itu ditunjukkan dengan bukti, bahwa tipe paling atas atau paling mahal justru mendominasi penjualan. Tak hanya buat Nissan, tetapi juga dalami merek lain.

X-Trail facelift akan mengemban banyak fitur tambahan yang bakal membuatnya jauh lebih canggih. Misalnya, teknologi pendeteksi kendaraan pada blind spot, hingga fitur yang sanggup membaca marka jalan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X