Empat Faktor Teknis agar Mobil Lebih Irit Bensin - Kompas.com

Empat Faktor Teknis agar Mobil Lebih Irit Bensin

Kompas.com - 05/12/2016, 08:42 WIB
kompas.com - Aris Harvenda Semua peserta menggunakan Nissan Grand Livina bertransmisi matik

Bandung, KompasOtomotif – Sejago apa pun Anda menerapkan teori menyetir eco driving, tujuan untuk mengirit penggunaan bahan bakar tidak akan maksimal jika tidak ada persiapan. Dalam hal ini, ada beberapa hal yang harus diketahui dan justru menjadi dasar yang tak boleh diremehkan.

Sugihendi, Trainer Nissan College, mengatakan bahwa paling tidak ada empat hal yang harus disiapkan sebelum pengemudi berkendara dengan metode eco driving. ”Antara persiapan dan teknik mengemudi memang saling berkaitan,” kata Sugihendi, Jumat (2/12/2016), di Bandung.

Berikut persiapan yang harus dilakukan:

1. Bahan bakar. Sesuaikan dengan rasio kompresi. Misal, kebutuhan oktan RON92, tapi malah pakai oktan RON88. Mesin tidak akan maksimal, under power, dan bakal membuat pengemudi ngegas lebih dalam. Mobil tetap akan berjalan baik, tapi tidak efisien.

”Kalau standarnya oktan 92, dikasih 98 (ketinggian), ternyata tidak bagus juga. Kenapa? Saat oktan lebih tinggi dari kebutuhan mesin, ada sebagian bahan bakar yang tidak terbakar, atau terbuang lewat knalpot. Lihat ketentuannya di manual book,” kata Sugihendi.

2. Tekanan ban. Ini juga menjadi sesuatu yang vital. Teorinya, ban pasti mempunyai diameter tertentu yang paling baik. Saat diameter mengecil atau kempes, ban akan menyeret. Tapaknya juga lebih banyak yang menempel di aspal. Alhasil, beban mesin bertambah. Sebaliknya, saat tekanan terlalu tinggi, juga tidak baik karena diameter makin besar, tidak cocok dengan drivetrain.

3. Hindari overload. Kurangi beban yang menghambat laju mobil. Semakin banyak barang tak penting yang seharusnya tidak dibawa, semakin boros pula pemakaian bahan bakarnya.

4. Servis rutin. Oli atau komponen lain semua punya umur. Pada saat mencapai batas, harus diganti supaya performa mesin tetap stabil.


EditorAgung Kurniawan
Komentar

Terkini Lainnya

Seberapa Jauh Ban Kempis Bisa Dipakai?

Seberapa Jauh Ban Kempis Bisa Dipakai?

Tips N Trik
Mengerti Bedanya Berhenti dan Parkir

Mengerti Bedanya Berhenti dan Parkir

Tips N Trik
Tes Psikologi Saat Pengurusan SIM, Ada Tambahan Biaya?

Tes Psikologi Saat Pengurusan SIM, Ada Tambahan Biaya?

News
Ini Tujuan Tes Psikologi buat Pemohon SIM

Ini Tujuan Tes Psikologi buat Pemohon SIM

News
Penjelasan Polisi Terkait Sistem Satu Arah Arus Balik Lebaran

Penjelasan Polisi Terkait Sistem Satu Arah Arus Balik Lebaran

News
Mulai 25 Juni, Bikin dan Perpanjang SIM Pakai Tes Psikologi

Mulai 25 Juni, Bikin dan Perpanjang SIM Pakai Tes Psikologi

News
China Sudah Punya Tiruan Suzuki Jimny

China Sudah Punya Tiruan Suzuki Jimny

News
'Mas, Ini Bapaknya Ketinggalan di Rest Area'

"Mas, Ini Bapaknya Ketinggalan di Rest Area"

Feature
Daftar Motor Ekspor Terlaris dari Indonesia

Daftar Motor Ekspor Terlaris dari Indonesia

News
Dampak Negatif Rekayasa Lalu Lintas Satu Arah saat Arus Balik

Dampak Negatif Rekayasa Lalu Lintas Satu Arah saat Arus Balik

Feature
Kembali ke Jakarta Pakai Motor Sport, Periksa Bagian Ini

Kembali ke Jakarta Pakai Motor Sport, Periksa Bagian Ini

Tips N Trik
Rossi Kecewa Hasil Tes di Barcelona

Rossi Kecewa Hasil Tes di Barcelona

Sport
Tarif Tol JORR Batal Naik

Tarif Tol JORR Batal Naik

News
Wajah MPV Renault Pesaing Datsun GO

Wajah MPV Renault Pesaing Datsun GO

News
10 Langkah Antisipasi Kecelakaan Berkendara

10 Langkah Antisipasi Kecelakaan Berkendara

Feature
Close Ads X