VW Masih Ambisius Menjadi Pemimpin Otomotif Dunia

Kompas.com - 24/11/2016, 10:22 WIB
Volkswagen I.D. Autoguide.comVolkswagen I.D.
|
EditorAgung Kurniawan

Wolfsburg, KompasOtomotifVolkswagen (VW) berusaha memenangkan kembali hati masyarakat melalui berbagai strategi baru. Pabrikan asal Jerman itu kini fokus mereposisi merek di berbagai segmen dan wilayah, sekaligus berinvestasi besar pada kendaraan elektrik dan konektivitas canggih.

Visi baru pun ditanam, yakni ”Volkswagen: Moving People Forward", diyakini akan membantu VW melakukan program transformasi hingga 2025, bertahan, dan tumbuh dengan profit lebih baik.

CEO VW, Herbert Diess, dikutip dari leftlanenews (23/11/2016), mengakui bahwa tujuan dan strategi baru itu sangat ambisius. Pada fase final, ini akan menjadi program transformasi yang cepat.

”Kami ingin mendapat keuntungan dari perubahan ini dan membawa VW sebagai pemimpin dalam industri kendaraan. Dalam beberapa tahun ke depan, kami akan berubah radikal, akan sedikit yang tersisa seperti sekarang,” ucap Diess.

Tiga Fase
Fokus perubahan yang diusung VW akan ada tiga fase. Pertama, menjadi pemimpin otomotif dunia pada 2020. Orang akan melihat restrukturisasi bisnis inti untuk membangun kompetensi.

Fase kedua, di atas 2025, membawa merek ini menjadi pemimpin pada sektor e-mobility, menjadikan sektor ini sebagai salah satu kekuatan dan sumber keuntungan baru.

Ketiga, VW memainkan peran penting untuk melakukan transformasi di industri otomotif, dicanangkan bakal tercapai pada 2025, dan menjadi pemimpin pada 2030.

Diess menegaskan bahwa mulai 2020, VW akan sangat ofensif pada sektor e-mobility dengan mobil listrik yang mengagumkan. ”Kami tak mengejar produk niche, tapi volume penjualan. Mulai 2025, kami ingin menjual sejuta mobil listrik per tahun,” kata sang CEO.

Sektor lain
Pada sektor konektivitas, VW berharap punya 80 juta pengguna aktif di seluruh dunia pada 2025. Keuntungan yang ingin dicapai dari layanan ini, berasal dari kendaraan yang saling terkoneksi, diperkirakan mencapai 1 miliar Euro (setara Rp 14,3 tirliun) per tahun.

Di Amerika bagian Utara, VW berencana fokus pada kendaraan SUV besar dan limosin, segmen yang akan berkembang besar menurut Diess. Pada level selanjutnya, perusahaan akan membawa mobil listrik ke Amerika Serikat dengan skema perakitan secara lokal, mulai 2021.

Lalu di China, VW juga akan sangat ofensif pada segmen SUV, diikuti launching sangat cepat beberapa model mobil listrik. Di pasar utama lain seperti India, Amerika Selatan, dan Rusia, VW juga akan fokus pada segmen mobil murah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.