Merasakan "Executive Lounge" Berjalan Mercy di Bali

Kompas.com - 24/11/2016, 10:02 WIB
 Mercedes-Benz Vans Media Experience Stanly/KompasOtomotif Mercedes-Benz Vans Media Experience
Penulis Stanly Ravel
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif - Mercedes-Benz Indonesia (MBI) menantang beberapa media merasakan kenyamanan jadi penumpang pada dua kendaraan niaganya, Sprinter A2 dan A4 di Bali, belum lama ini. Keduanya dibekali mesin diesel 2.143 cc, dengan spesifikasi dimensi bodi yang berbeda.

Untuk rute pertama, KompasOtomotif diberi kesempatan menjajal kenyamanan Sprinter A2 yang interiornya sudah dimodifikasi layaknya eksekutif lounge. Tipe A2 jadi varian terkecil Sprinter dengan dimensi panjang 5.910 mm, lebar 1.993 mm, dan tinggi 2.790 mm.

Meski memiliki ground clearance tinggi, tapi saat masuk cukup mudah dengan adanya penyangga yang keluar, saat pintu geser dibuka. Hal ini cukup membantu bagi penumpang wanita yang gemar menggunakan rok pendek atau para lansia.

Stanly/KompasOtomotif Mercedes-Benz Sprinter A2

Masuk ke dalam, kenyamanan rekayasa seperti lounge memanjakan penumpang. Mulai dari sofa berbentuk huruf "L" dengan kapasitas lima orang dewasa, sampai dua jok yang bisa memijat.

Tidak hanya itu, perangkat hiburan juga sudah disiapkan. TV LCD bisa dioperasikan secara motorisasi dari pilar pembatas, setelah baris pertama. Menariknya ada ruang kompartemen mini yang berfungsi sebagai "kulkas" untuk menyimpan minuman kaleng.

Stanly/KompasOtomotif Kabin Mercedes-Benz Sprinter A2 yang yang dirancang seperti lounge.

"Ini alah satu bentuk ubahan interior yang bisa dilakukan pada Sprinter. Semua dikerjakan dari karoseri, jadi tinggal tergantung konsumen mau dijadikan apa," ucap Deputy Director Sales Operation Bus and Vans Mercedes-Benz Distribution Indonesia Adri Budiman, kepada wartawan di Nusa Dua, Jumat (17/11/2016).

Stanly/KompasOtomotif Kelengkapan pada kabin Mercedes-Benz Sprinter A2.

Perjalanan singkat selama 20 menit di rute awal, seakan tidak cukup untuk meraskaan kenyamanan yang ditawarkan. Menariknya, meski bermesin diesel tapi selama di kabin tidak terdengar suara "khas" yang menggangu kenyamanan.

Sprinter A4

Sesi kedua giliran merasakan Sprinter A4 menuju Pantai Melasti. Meski spesifikasi mesin tidak berbeda, tapi A4 punya bodi yang terpanjang di keluarga Sprinter, dengan dimensi 7.345 mm, sedangkan lebar dan tinggi sama dengan A2.

Stanly/KompasOtomotif Mercedes-Benz Sprinter A4 punya dimensi terpanjang di keluarga Sprinter.

Secara kapasitas, A4 mampu menampung 22 kursi layaknya mini bus penumpang. Model ini dihadirkan sebagai contoh dari layanan shuttle premium atau kendaraan travel wisata.

Meski berstatuskan kendaraan niaga, keduanya sudah dilengkapi dengan fitur keselamatan modern seperti, anti-lock braking system (ABS), electronic brake system (EBS), acceleration skid control (ASR), brake assist (BAS), electronic brake distribution (EBD), dan electronic stability program (Adaptive ESP).

Stanly/KompasOtomotif Kabinnya Sprinter A4 mampu menampung hingga 22 kursi.

V-Class

Selain Sprinter, MBI juga memanjakan media dengan mencoba model lain, yakni V-Class. Bicara soal kenyamanan, tidak perlu diragukan, sedangkan sistem hiburan sudah didukung dengan 15 speaker berkualits premium dengan daya 640 watt.

Menariknya, meski secara desain memiliki bodi bongsor, tapi kemewahan interior dirancang khusus seperti C-Class, bahkan S-Class yang jadi sedan mewahnya.

Stanly/Otomania Mercedes-Benz Vans Media Experience, Denpasar-Bali.

Dari data spesifikasi, mesin diesel yang digunakan V-Class memiliki kapasaitas serupa dengan Sprinter, yakni 2.143 cc dengan tenaga 163 tk dan torsi 380 Nm. Dikolaborasikan dengan transmisi otomatis 7 percepatan G-Tronic Plus, MPV bongsor ini mampu melesat dari titik 0-100 kpj dalam waktu 11,8 detik.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X