Kondisi Suzuki Motor Makin Miris

Kompas.com - 23/11/2016, 17:02 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif – Kondisi merek sepeda motor Suzuki di Indonesia seperti di ujung tanduk. Semakin mendekati akhir tahun, banyak model yang tak lagi dikirim ke diler. Bahkan pada Oktober 2016 lalu, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) cuma mendistribusikan satu model saja ke diler, yaitu Satria F150.

Kondisi yang cukup bikin miris ini tercermin dari data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) yang mencantumkan aktivitas distribusi dari pabrik atau agen pemegang merek ke diler (wholesales), sejak awal tahun hingga bulan lalu.

Hanya Satria F150 yang terkirim 2.468 unit. Ada satu model lagi yang dikirim 1 unit, yakni moge sport 650 cc. Padahal, bulan lalu, SIS masih mengirimkan skutik Address 1.157 unit. Alhasil, penjualan Suzuki Oktober 2016 praktis tinggal 2.469 unit.

Kondisi yang mirip juga sudah dialami SIS pada April 2016 lalu dengan distribusi ke diler cuma 1.800-an unit, umumnya didapat dari dua model, yakni Satria F150 dan Address, didukung Burgman dan beberapa moge.

Lalu, model lain apa kabar? Bukankah masih ada bebek dan skutik entry level? Setelah ditelusuri, ternyata SIS sudah stop mendistribusikan Nex 110, New Smash, Hayate, Inazuma, dan Young Star, per April 2016. Bahkan bebek Shooter sudah tak lagi dijual per Februari lalu.

Artinya, saat ini SIS hanya hidup dengan model yang sangat sedikit. Satria F150 masih menjadi nafas tersisa, sementara model lain sudah pasti tinggal menghabiskan stok sampai akhir tahun.

GSX-R150 yang baru saja diluncurkan dalam Indonesia Motorcycle Show (IMOS) belum lama ini di Jakarta, bisa jadi penyelamat di penghujung tahun.

Pihak SIS sampai saat ini belum bisa dihubungi. Yohan Yahya, Department Head Marketing and Sales 2 Wheel SIS, tidak menjawab telepon dari KompasOtomotif.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.