Lebih Murah Rawat Mobil Mesin Diesel Mercy

Kompas.com - 21/11/2016, 09:01 WIB
Mesin diesel 4-silinder turbo diesel 2.143cc yang diusung New V-Class memiliki standar Euro IV dan menurut Mercedes-Benz (MB) Indonesia bahan bakar yang bisa digunakan hanya Pertamina Dex. Febri Ardani/KompasOtomotif Mesin diesel 4-silinder turbo diesel 2.143cc yang diusung New V-Class memiliki standar Euro IV dan menurut Mercedes-Benz (MB) Indonesia bahan bakar yang bisa digunakan hanya Pertamina Dex.
Penulis Stanly Ravel
|
EditorAzwar Ferdian

Nusa Dua, KompasOtomotif - Mesin diesel saat ini sudah cukup canggih dibandingkan satu dekade lalu. Dengan banyaknya fitur dan teknologi baru yang disematkan, membuat mesin diesel saat ini bukan hanya bertenaga, tapi juga "bandel".

Kerena perkembangan tersebut, banyak merek mobil premium mengembangkan mesin diesel untuk produknya. Contohnya seperti Mercedes-Benz, yang sudah mengaplikasi mesin diesel pada beberapa line-up, baik sedan, SUV, sampai MPV.

Selain berteknologi, mesin disel yang digunakan pada Mercedes-Benz juga punya kelebihan lain, yakni lebih mudah dalam perawatan. Yudi Lesmana, Departemen Manager Produk Manajemen Mercedes-Benz Distribution Indonesia, menjelaskan, pada dasarnya mesin diesel yang digunakan Mercy minim dalam hal perawatan.

"Soal perawatan tidak ada yang khusus. Mesin diesel itu cukup bandel, apa lagi yang era sekarang. Untuk perawatan juga sangat mudah, cukup mengikuti servis berkala di bengkel resmi Mercedes-Benz," ucap Yudi di Nusa Dua, Bali, Kamis (17/11/2016).

Lebih murah

Selain mudah dalam perawatan, keuntungan menggunakan mesin diesel juga cukup beragam. Mulai dari sisi efesiensi, tenaga yang besar, sampai biaya yang lebih murah di bandingkan mesin penenggak bensin.

Stanly/Otomania Mercedes-Benz Vans Media Experience, Denpasar-Bali.

"Kalau diperhatikan, biaya perawatan mesin diesel dan bensin lebih murah yang diesel, karena perawatan cukup mudah, tidak sebanyak bensin. Terpenting adalah menjaga dan mengikuti ketentuan bahan bakar yang sudah dianjurkan," papar Yudi.

Bila bahan bakar tidak sesuai, lanjut Yudi, maka banyak risiko yang harus dihadapai konsumen. Terlebih dengan mesin diesel yang rata-rata sudah mengusung teknologi Euro 4.

Mulai dari pelemahan performa mesin, kerusakan mesin, sampai hilangnya garansi mobil karena penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai. "Kalau sampai kedapatan mobil rusak akibat bahan bakar yang tidak sesuai, maka garansi akan hangus," kata Yudi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X