Kompas.com - 15/11/2016, 08:30 WIB
|
EditorAris F Harvenda

 

Jakarta, KompasOtomotif - Pemerintah sedang menggodok aturan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM), di mana akan disesuaikan dengan kadar emisi CO2, yang dihasilkan kendaraan. Saat ini aturan sudah masuk di Kementerian Keuangan, untuk menetapkan besaran pajaknnya.

"Jadi saat ini teman-teman di pajak sedang menghitung pengelompokannya. Seperti kalau karbon CO2 yang dihasilkan -5 gram per kilometer berapa pajaknya, 5-10 gram  berapa, dan seterusnya. Pengelompokan itu dilakukan juga bersama Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo)," ujar I Gusti Putu Suryawirawan, Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE), di Jakarta, Senin (14/11/2016).

Putu melanjutkan, harapannya nanti saat aturan ini dijalankan, pihak Kementerian Keuangan juga tidak mengalami gejolak, di mana mereka harus menanggung turunnya pendapatan. Jadi masih dipikirkan matang-matang sebelum diterbitkan.

"Jadi dikhawatirkan yang bakal berimbas pada penurunan. Ini yang seharusnya kita jaga. Ini juga sebenarnya hal sulit, terkait simulasi di pajak," ucap Putu.

"Berbeda denga Kemenkeu, kalau kami di Kementerian Perindustrian hanya tinggal kumpulkan saja industrinya (produsen), dan menanyakan siapa yang sudah siap. Namun kami juga menjaga, jangan sampai peraturannya keluar, produksinya malah melempem," ujar Putu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.