Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/11/2016, 20:21 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif – Tidak usah terlalu banyak inspirasi justru mendatangkan hasil modifikasi yang lain sendiri. Seperti yang dilakukan Herry Setiawan dengan tunggangan supermoto hariannya. Cukup lihat di internet sekali, lalu diwujudkan tanpa basa-basi.

Biker asal Pontianak, Kalimantan Barat, itu meminta bantuan Lerry Rahmat Rizky, punggawa Caos Custom Bike di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan. Yamaha Jupiter MX 2006 menjadi bekal untuk perubahan yang ternyata selama ini diimpikan.

”Herry mencintai supermoto. Modal motor bebek sport bisa dikawinkan dengan motor lain agar terwujud inspirasinya. Mesin Jupiter MX 135 cc sudah cukup untuk dijadikan tunggangan supermoto,” kata Lerry.

Diskusi antara dua pemodifikator itu pun berlanjut, hingga akhirnya mereka sepakat untuk melakukan kawin silang. Mesin bebek Yamaha itu pun dikawinkan dengan sasis dan bodi Honda CRF250R. Mereka mendatangkan motor trail itu dari Amerika.

Berbagai komponen juga diimpor langsung, itulah kenapa proses pengerjaannya memakan waktu sampai empat bulan lebih.

Caos Custombike Lama modifikasi memakan waktu 4 bulan.
Proses
Setelah berbagai komponen siap, Lerry mulai memotong sasis, lalu bikin bracket mounting buat mesin Jupiter MX, karena sasis harus mengikuti bentuk mesin. ”Kalau misalnya pegangan pada mesin ada enam, ya dibikin enam kaitan,” ucap Lery.

Sasis CRF250R tahun 2006 itu dipotong supaya lebih presisi, sesuai dudukan mesin Jupiter MX. Sebenarnya ada keraguan untuk melakukan kawin silang ini, mengingat struktur mesin Jupiter MX yang ”tidur”, tak berdiri seperti CRF.

Setelah berpadu, Lerry menyematkan lengan ayun milik Aprilia RXV seharga Rp 11 juta. Suspensi depan menggunakan tipe upside down milik CRF250R.

Agar sepadan, pelek menggunakan TK 425 dan 350 ring 17 inci. Setelahnya, dibalut dengan karet bundar merek Dunlop 120/70 di depan dan 160/60 di belakang.

Selebihnya, dipasang aksesori aftermarket. Mulaid ari setang, knalpot, dan stiker. Biaya modifikasi supermoto kawin silang ini menelan Rp 90 juta. Paling mahal ada di kaki-kaki dan penggunaan spare part bermerek.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.