Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 19/10/2016, 11:51 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif – Yamaha Indonesia terus mencari celah untuk menggeliat dengan produk baru. Salah satu model yang disiapkan sebagai senjata akhir tahun adalah skutik 150 cc yang di Vietnam sudah muncul teaser-teaser videonya dengan nama NVX.

PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) pun sudah mendaftarkan skutik ini di kementerian perindustrian, siap diproduksi puluhan ribu unit dengan dua tipe. Sosoknya juga sudah kelihatan dites, dijepret oleh pembaca salah satu blogger di Indonesia. Jadi kapan?

”Kami sedang menyiapkan motor ini sebagai salah satu list di IMOS (Indonesia Motorcycle Show 2016), tapi belum final. Ada waktu dua minggu untuk finalisasi. Duluan mana Indonesia atau Vietnam, saya belum tahu,” kata Asisten GM Pemasaran YIMM Mohammad Masykur, (18/10/2016).

Masykur mengaku belum tahu detail peluncuran skutik yang disebut-sebut sebagai penjegal Vario 150 itu. Tak hanya kepastian tanggal meluncur, tetapi juga soal penamaan.

captured via Youtube Teaser Yamaha NVX di Vietnam. Secara bersamaan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing siap memproduksi massal skuter 150 cc baru, dan disinyalir mirip NVX.
Soal tes di jalanan yang terjepret kamera pengunjung blog, Masykur hanya menjelaskan bahwa hal ini memang selalu dilakukan.

”Tentu pengujiannya benar-benar seperti user yang memakai sehari-hari. Kalau ada catatan yang harus diperbaiki, bisa diselesaikan dengan cepat. Hasil pengujian harus mendapat rekomendasi oke dan tidak ada masalah digunakan di Indonesia,” ucap Masykur.

NVX di Vietnam memang cukup menggoda. Seperti dalam teaser, banyak fitur baru disematkan, termasuk penggunaan speedometer full digital. Diameter ban 14 inci, kapasitas bagasi sangat besar. Kabarnya, model ini akan diposisikan di bawah NMAX.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com