Kompas.com - 17/10/2016, 07:01 WIB
Pebalap Movistar Yamaha asal Italia, Valentino Rossi, menunggu di paddock jelang sesi latihan bebas ketiga GP Aragon di Sirkuit MotorLand Aragon, Sabtu (24/9/2016). JOSE JORDAN/AFP PHOTOPebalap Movistar Yamaha asal Italia, Valentino Rossi, menunggu di paddock jelang sesi latihan bebas ketiga GP Aragon di Sirkuit MotorLand Aragon, Sabtu (24/9/2016).
|
EditorAgung Kurniawan

Motegi, KompasOtomotif – Valentino Rossi harus mendapat hasil hampa di Sirkuit Motegi, Jepang, Minggu (16/10/2016) setelah terjatuh di awal-awal balap, tepatnya lap ketujuh. Harapan untuk mendapat gelar juara dunia tahun ini lantas kandas karena itu.

Sementara itu, Marc Marquez jadi menikmati keberuntungan yang meraih gelar juara dunianya lebih dini. Padahal musim 2016 masih menyisakan tiga seri lagi, yaitu Phillip Island Austalia,  Sepang Malaysia, dan terakhir di Valencia, Spanyol.

Pebalap Italia, yang mendapat posisi paling depan saat memulai balap, terjatuh setelah berhasil mengambil posisi kedua dari Lorenzo, dan berencana menyusul Marquez. Namun Rossi kehilangan cengkeraman ban depannya, saat berada di slow hairpin (tikungan tajam/tusuk konde) di tikungan kesepuluh. Membuatnya tidak mendapat poin sama sekali kali ini.

“Pertama-tama saya katakan kalau saya baik-baik saja, untungnya tidak ada masalah atau cedera. Namun di sisi lain, itu sangat memalukan, padahal saya cukup kuat dan mendapatkan kecepatan yang pas,” kata Rossi mengutip Crash, Minggu (16/10/2016).

Baca juga : Rossi Jatuh Marquez Masih Memimpin

Rossi sangat menyesali kesalahan yang dilakukannya. Padahal dirinya merasa percaya diri dan sanggup bersaing saat itu.

“Memang start yang saya lakukan juga tidak bagus, dan kehilangan posisi terdepan yang diisi Marquez dan Lorenzo posisi kedua. Namun saya akhinya punya kecepatan baik untuk menyalip Lorenzo,” ujar Rossi.

“Saat itu saya percaya bisa mendekati Marquez dan membalapnya, namun sayang saya kehilangan ban depan. Sejujurnya saya tidak merasa terlalu cepat, terlalu melebar atau dalam ketika menikung, tapi sekali lagi saya kehilangan ban depan, dan saya membuat kesalahan itu,” ucap Rossi.

Namun, selain Rossi, rekan satu timnya Jorge Lorenzo juga terjatuh. Seperti banyak dilakukan pebalap lainnya, ban yang digunakan tim Yamaha, memilih kombinasi ban depan medium, serta soft untuk sisi belakang.

Meski begitu, pertarungan belum usai, kali ini giliran Rossi dan Lorenzo yang memperebutkan runner-up juara dunia, di tiga seri akhir musim 2016. Klasemen saat ini, Rossi memimpin 14 poin dari Lorenzo.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X