Kompas.com - 15/10/2016, 13:31 WIB
|
EditorAzwar Ferdian

Jakarta, KompasOtomotif -  PT Mazda Motor Indonesia (MMI) resmi memberhentikan operasinya, serta mengalihkan urusan bisnis distribusi kendaraan dan suku cadang ke PT Eurokars Motor Indonesia (Eurokars).

Nantinya, hak impor sebagai distributor, pelayanan, dan penyediaan suku cadang akan diambil alih sepenuhnya oleh Eurokars, yang diklaim 100 persen lokal, dan tanpa campur tangan pihak MMC. Lalu operasinya baru akan dimulai pada Februari 2017.

Gaung kabar peralihan ini, apakah akan mempengaruhi iklim bisnis used car (mobil bekas/mobkas)?

Herjanto Kosasih, Senior Manager Marketing bursa mobkas WTC Mangga Dua mengatakan, kalau pemberitaan ini baru akan berpengaruh pada 1-2 bulan setelah kabar peralihan beredar. Ini terkait dengan turunnya kepercayaan masyarakat terhadap Mazda.

“Dari pengalaman saya, selama satu atau dua bulan ini masih belum terasa, tapi setelah itu akan banyak yang tidak berani membeli mobkas Mazda, otomatis harganya menjadi turun,” ujar Herjanto kepada KompasOtomotif, Jumat (14/10/2016).

Herjanto melanjutkan, kondisi ini akan tidak menjadi parah ketika pihak MMI sepenuhnya menjamin, konsumen Mazda di Indonesia. Namun, dirinya masih memprediksi kalau bakal ada penurunan harga di dua bulan pasca kabar peralihan.

“Saat ini produk Mazda memiliki harga yang bagus di pasar mobkas. Mulai dari Biante, CX-5 dan Mazda 2 cepat sekali habisnya. Namun, dengan kabar ini kemungkinan harganya akan mengalami depresiasi," ujar Herjanto.

Hal yang sama juga dikatakan pemain mobil bekas di lokasi lain. Hendri, pedagang mobkas Jawa Motor di ITC Permata Hijau, Jakarta Selatan membenarkan kalau akan ada penurunan harga mobil bekas Mazda nantinya.

“Itu pasti, akan ada penurunan harga dalm satu sampai dua bulan ke depan. Namun ini nampaknya masih lebih baik dari Ford, karena langsung ditunjuk penggantinya, jadi masyarakat masih sedikit terjaga kepercayaannya,” ucap Hendri saat dihubungi KompasOtomotif.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.