Teknologi Otonomos Terlarang di China

Kompas.com - 21/07/2016, 11:02 WIB
Chongqing Changan Automobile  sudah menyelesaikan 1.900 km pengetesan mobil yang bisa mengemudi sendiri mengandalkan kamera dan radar pada April 2016. ReutersChongqing Changan Automobile sudah menyelesaikan 1.900 km pengetesan mobil yang bisa mengemudi sendiri mengandalkan kamera dan radar pada April 2016.
|
EditorAgung Kurniawan

Beijing, KompasOtomotif – Negara dengan penjualan mobil terbesar sedunia, China, khawatir dengan efek teknologi otonomos pada keselamatan jalan raya. Kementerian Industri dan Teknologi Informasi China sedang merancang peraturan pemerintah terkait uji mobil otonomos di jalan.

Automotive News Europe, Selasa (19/7/2016), memberitakan, Itu artinya semua produsen otonomos dilarang menguji kendaraan di jalan sebelum peraturannya dirilis.

Dalam sebuah pertemuan di Beijing, She Weizhen, kepala departemen otomotif kementerian tersebut mengatakan draft peraturan sudah dibuat kendati begitu dia tidak mengatakan kapan akan ditetapkan.

Pernyataan dari kementerian juga secara tidak langsung mendorong para produsen untuk membuat teknologi otonomos yang aman.

Salah satu pabrikan lokal, Chongqing Changan Automobile, sudah menyelesaikan 1.900 km pengetesan mobil yang bisa mengemudi sendiri mengandalkan kamera dan radar pada April lalu. Selain itu, perusahaan Zeijang Geely Holding Group juga sudah menguji kendaraan otonomos atas kerja sama dengan perusahaan internet, Baidu.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X