Kompas.com - 16/06/2016, 08:44 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif – Panther merupakan mobil penumpang Isuzu terlaris di Indonesia. Tetapi, sampai saat ini, belum tercium kabar kalau pihak Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) berniat menyegarkan tampilannya. Bertahan tetap “konservatif”, sepertinya jadi andalan si macan kumbang ini.

Bermain di segmen medium multi purpose vehicle (MPV), Panther tentu harus berhadapan dengan Toyota Innova, Nissan Livina, dan Honda Freed, yang menawarkan kesan lebih modern. Setidaknya dari desain eksteriornya.

Menanyakan rencana penyegaran kepada Keiji Takeda, Presiden Direktur IAMI, terkait niatan facelift Panther? Takeda memastikan belum.

“Jadi masih belum terpikir ada ubahan. Bisa jadi ada dua macam karakter pembeli mobil saat ini, ada yang menyukai model konservatif atau klasik dan ada juga yang suka modern,” ujar Takeda diikuti tawa lepas, kepada KompasOtomotif, Rabu (15/6/2016)

Takeda melanjutkan, mengubah tampilan untuk Panther memakan biaya yang sangat besar. ”Besarnya dana tersebut terkait dengan investasi untuk alat press-nya (moulding) sendiri. Jadi belum,” kata Takeda.

Joen Boediputra, Marketing Director IAMI menambahkan, kalau setiap ubahan itu pasti ada biaya yang dikeluarkan. Tentu itu juga mempengaruhi harga jualnya ke depan. Jadi pihaknya masih memilih untuk mempergunakan dananya untuk hal lain.

Cost itu yang nantinya akan terpengaruh kepada harga jual tentunya, itu yang menjadi concern Kami.  Mengganti tampilan sempat terpikirkan, tetapi sampai saat ini belum menjadi prioritas kami, masih ada yang lebih didahulukan,” ujar Joen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.