Kompas.com - 02/06/2016, 14:01 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif – Institut Otomotif Indonesia (IOI) sudah resmi berdiri pada 20 Mei 2016. Lembaga ini dibuat untuk membantu memajukan industri otomotif nasional dari arah yang berbeda dan menjadi peran pembangunan dibidang otomotif untuk masa depan.

Setelah beberapa waktu lalu memilih bergeming, kali ini Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mulai angkat bicara. Menurut Ketua Umum Gaikindo Johannes Nangoi, IOI silahkan dilanjutkan tujuannya, karena sama sekali berbeda dengan fungsi Gaikindo.

Baca juga: Institut Otomotif Indonesia Resmi Berdiri

“IOI itu merupakan organisasi atau lembaga pemikir yang konsentrasinya lebih kepada memberikan akreditasi dan lain sebagainya. Setelah kita pelajari maksudnya, tidak bersinggungan dengan kami, oleh karena itu silahkan dilanjutkan,” ujar Nangoi kepada KompasOtomotif, Selasa (31/5/2016).

Nangoi melanjutkan, meski belum memahami secara keseluruhan, IOI tetap berbeda, karena bukan merupakan asosiasi kendaraan bermotor. “Jika mereka sama seperti kita baru masalah, tetapi sejauh ini baik-baik saja, kita ikut mendukung,” ucap Nangoi.

Baca juga: Gaikindo Masih Bergeming Soal IOI

Sebelumnya, Presiden IOI, I Made Dana Tangkas, mengungkapkan IOI ini diharapkan bisa menjadi peran untuk membangun industri otomotif nasional.

"Ini momentum baik untuk memajukan industri otomotif Indonesia. Sampai sekarang juga Indonesia belum punya brand lokal, merek yang ada juga belum bisa mengolah karena kita tidak mengembangkan teknologi," ujar Made.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.