Menperin Dorong Investor Jepang Gandeng Produsen Lokal

Kompas.com - 12/04/2016, 18:19 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif – Gelombang investasi otomotif di Indonesia belakangan ini kebanyakan berasal dari perusahaan otomotif Jepang. Menteri Perindustrian Saleh Husin mengatakan, Selasa (12/4/2016), ingin mendorong mereka bekerja sama dengan industri komponen lokal.

“Saat ini dengan banyaknya investasi pabrikan, misalnya Toyota, rencana investasi mereka Rp 20 triliun setiap tahun secara bertahap. Misalnya lagi Mitsubishi yang sedang membangun pabrik, itu kan investasi cukup besar hampir Rp 6 triliun. Belum lagi Wulling  Rp 11 triliun. Ini nanti 2017 mulai produksi semua,” papar Husin saat mengunjungi Indonesia International Motor Show (IIMS), di JiExpo Kemayoran, Jakarta.

Investasi datang terus-menerus dan terus mengembangkan produksi dalam negeri, tapi, kata Husin, itu juga butuh industri komponen.

“Saat ini yang kami minta kan, karena kebanyakan dari Jepang, ya kami minta mereka terus masuk tapi juga ada yang mungkin kita dorong bekerja sama dengan industri komponen dalam negeri biar tidak mati,” papar Husin.

Husin menjelaskan saat ini pemerintah terus mendorong agar usaha otomotif di Indonesia bisa berkembang dengan memberikan berbagai kebijakan fiskal dan non-fiskal sebagai bagian dari insentif kepada para pelaku usaha termasuk dari industri komponen.

Kondisi industri komponen dalam negeri saat ini masih mengandalkan impor sebab jumlah pemain lokal hanya sekitar 1.000 perusahaan, sementara Thailand sebagai negara dengan produksi mobil tertinggi di Asia Tenggara, sudah mencapai 2.500 – 3.000 perusahaan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.