Tiga Faktor Penentu Penjualan Mobil Nasional

Kompas.com - 07/04/2016, 12:03 WIB
Persiapan IIMS 2016 Stanly/KompasOtomotifPersiapan IIMS 2016
|
EditorAgung Kurniawan


Jakarta, KompasOtomotif - Industri otomotif tanah air sedang dalam proses menuju kemapanan, meski masih sedikit tersendat. Produk-produk otomotif, seperti mobil sudah jadi kebutuhan yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan suatu bangsa.

"Mobil sudah jadi kebutuhan yang penting dan mutlak, sama dengan energi dan telekomunikasi, Kegunaan kendaraan roda empat tersebut untuk moda transportasi, sudah menjadi  kebutuhan dasar setiap bangsa," ujar Wakil Presiden Jusuf Kalla, di sela-sela pembukaan pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS), Kamis (7/4/2016).

Wakil Presiden melanjutkan, salah satu keberhasilan industri ini bisa dilihat dari penjualannnya yang baik. Namun, tinggi rendahnya penjualan mobil misalnya, masih didasari oleh tiga hal pokok.

Pertama, kata JK, besarnya penjualan ditentukan dari jumlah penduduk. Saat ini Indonesia menempati urutan ke empat, sebagai negara dengan penduduk terbanyak.

"Namun, faktor pertama tersebut harus didukung oleh unsur kedua, yaitu pertumbuhan ekonomi. Terkait dengan ini (pertumbuhan ekonomi), Indonesia masih rendah dibanding negara lain," ujar JK.

Terakhir, lanjut Jusuf Kalla, yaitu dari sisi infrastruktur, yaitu panjang jalan. "Indonesia masih punya penduduk yang besar, namun dibanding Thailand, jalanan kita masih lebih pendekn," ujar Wapres.

"Ketiga hal itu, yang nantinya secara pokok, jadi faktor penentu keberhasilan penjualan mobil di tanah air," ujar Jusuf Kalla.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X