Kalau Memaksa Mazda SkyActiv “Minum” Premium!

Kompas.com - 23/03/2016, 17:15 WIB
Mazda6. Mazda Motor Indonesia (MMI)Mazda6.
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif – Seperti sudah diketahui, mesin SkyActiv-G pada mobil Mazda di Indonesia memiliki rasio kompresi 1:13 yang ditentukan menggunakan bahan bakar dengan Research Octane Number (RON) minimal 90 atau setara Pertalite. Lantas bagaimana bila terpaksa “minum” RON 88 atau Premium?

Mazda Motor Indonesia (MMI) tidak menganjurkan mesin SkyActiv-G menggunakan RON 88, sebab bisa menimbulkan detonasi atau ngelitik (knocking). SkyActiv-G memiliki knocking sensor yang fungsinya mendeteksi ngelitik, jadi pengapian bisa dimundurkan buat menyesuaikan dengan kualitas bahan bakar lebih rendah, tapi tentu situasi ini tidak bisa terjadi terlalu lama.

Ketika pengapian mundur, torsi berkurang. Maka itu mesin jadi terasa kurang bertenaga memakai Premium.

Febri Ardani Mesin Skyactiv-G 1.5L milik Mazda2.
Kondisi terpaksa SkyActiv-G meneguk Premium bisa macam-macam, salah satunya saat berada di daerah yang tidak menyediakan Pertalite. Kalau sudah begini apa yang harus dilakukan?

Menurut Sales Trainer MMI Ari Tristanto pengecualian mengisi tangki bahan bakar dengan Premium bisa saja dilakukan bila darurat. Tapi lebih baik hanya secukupnya hingga mendapatkan pasokan RON 90.

“Kalau perlu isi Pertamax Plus (RON 95) untuk menetralisir Premium,” katanya di Bandung, Sabtu (19/3/2016).

TRIBUN NEWS / IRWAN RISMAWAN Petugas memeriksa alat pengisi bahan bakar minyak jenis baru, Pertalite RON 90, sebelum peluncuran di SPBU Coco, Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2015). PT Pertamina (Persero) akan menjual Pertalite RON 90 pertama kali pada Jumat, 24 Juli mendatang di Jakarta, Bandung, dan Surabaya.
Kondisi lain yang perlu diperhatikan yakni kualitasnya Premium belum tentu sama di daerah dan kota besar. Bila apes dapat yang buruk ujung-ujungnya jadi masalah.

Indikator check engine atau malfunction indikator lamp bisa menyala kalau kelamaan menggunakan Premium kualitas buruk. Ari juga mengatakan kalau bermasalah dengan pilihan bahan bakar garansi mobil bisa hangus.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X