Sang Penguasa Pasar Masih Kaji Segmen NMAX

Kompas.com - 15/03/2016, 09:02 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif  -
Kabar akan munculnya pesaing NMAX, dari Astra Honda Motor (AHM) sudah disampaikan KompasOtomotif sebelumnya. Informasi ini bisa saja membuat Yamaha untuk pasang “kuda-kuda”, agar kue yang selama ini masih dinikmati sendiri, tidak tercaplok sang penantang terberat. Baca: Honda Siapkan Pembunuh Yamaha NMAX

Saat ini PT Astra Honda Motor, sang penguasa pasar sepeda motor nasional, dikabarkan tengah melakukan persiapan untuk bisa memproduksi skutik bongsor tersebut di Karawang, Jawa Barat. Produk yang digadang-gadang akan jadi penjegal NMAX, yaitu Honda Forza, yang sudah dijual di Eropa sejak musim panas 2015 lalu. Namun, terkait spesifikasi mesin versi Indonesia, belum diketahui lebih lanjut.

Terkait skutik tersebut, pihak AHM melaui Thomas Wijaya, General Manager Sales Division PT Astra Honda Motor (AHM), masih enggan buka-bukaan terkait produk tersebut. Dirinya mengatakan pihaknya masih dalam proses pengkajian pasar skutik NMAX di Tanah Air.

“Kami melihat NMAX, dapat memenuhi kebutuhan konsumen yang ada saat ini. Selain itu juga NMAX cukup baik, karena dapat memberikan pilihan bagi konsumen. Untuk itu, kami masih melihat dan mempelajari perkembangan segmen ini,” ujar Thomas kepada KompasOtomotif, Senin (14/3/2016).

Respons Yamaha

Menanggapi hal tersebut, Mohammad Masykur, Asisten GM Pemasaran PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) kepada KompasOtomotif mengatakan, belum menanggapi serius akan kehadiran penantang NMAX dari Honda.

“Kapan kompetitor mau mengeluarkan Forza? Bentuknya seperti di Eropa? Berapa cc mesinnya? fiturnya apa saja dan harganya berapa?  Saya tunggu infonya tentang Forza ya. Saya belum punya ide, karena belum tahu seperti apa kompetitor NMAX tersebut, “ ujar Masykur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.