Kompas.com - 08/01/2016, 11:42 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

California, KompasOtomotif – Aliansi Renault-Nissan tidak mau kalah ide menawarkan kendaraan berteknologi otonomos. Bos Renault-Nissan, Carlos Ghosn, menyatakan empat tahun lagi kongsi perusahaan asal Prancis dan Jepang itu langsung menawarkan 10 mobil berteknologi "nyetir sendiri" itu.

Sebelum menjual mobil yang sepenuhnya bisa mengendalikan dirinya sendiri, Renault-Nissan bakal menyematkan teknologi pendukung pada mobil-mobil mainstream. Salah satunya konektivitas nirkabel untuk mengontrol audio dan temperatur kabin.

Fitur multiple-lane control yang memungkinkan mobil berpindah jalur di jalan raya dan bernavigasi kala macet akan ditemui pada 2018. Pada 2020 mobil yang bisa benar-benar mengalkulasikan keputusan saat berada di persimpangan dan mengatasi kemacetan parah siap dinikmati.

“Aliansi Renault-Nissan sangat berkomitmen untuk mendapat tujuan 'nol emisi dan nol fatalitas'. Itulah kenapa kami mengembangkan mengemudi otonomos dan integrasi buat pasar massal, kendaraan mainstream pada tiga benua,” ucap Ghosn seperti diberitakan Automotive News, Kamis (7/11/2015).

Renault-Nissan juga mengumumkan telah merangkul ahli teknologi industri Ogi Redzic yang berperan sebagai pemimpin pengembangan sistem integrasi kendaraan. Redzic pernah bekerja untuk Nokia, NAVTEQ, Motorola, dan cyberPIXIE.

Kompetisi

Renault-Nissan masuk dalam “liga otonomos” yang berlomba menjadi produsen pertama menawarkan teknologi serba otomatis itu. Pada Oktober 2015 lalu Tesla meluncurkan program Autopilot yang membuat mobil bersikap baik di jalan raya dan bisa berganti jalur bila dibutuhkan.

General Motors akan menawarkan teknologi serupa yang dinamakan Super  Cruise pada Cadilac CT6 2017. Salah satu yang paling ambisius, perusahaan teknologi Google sedang mendiskusikan produksi unit massal dengan Ford.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.