Kompas.com - 21/12/2015, 14:31 WIB
|
EditorAzwar Ferdian

Tangerang, KompasOtomotif – Bengkel resmi biasanya masih menjadi ”momok” pemilik mobil baru untuk didatangi. Banyak alasan, mulai isu biaya yang mahal hingga penanganan yang sama saja dengan bengkel lain non-resmi. Namun yang dirasakan PT Nisan Motor Indonesia (NMI), jumlah mobil yang datang ke bengkel resmi semakin naik tiap tahun.

Vice President After Sales, TCS, Product Planning NMI Teddy Irawan mengatakan bahwa populasi mobil yang ”menghuni” bengkel resmi per bulan mencapai lebih dari 50.000 unit per bulan.

”Tiap tahun naik seiring dengan semakin banyaknya mobil Nissan yang dibeli masyarakat,” ucap Teddy di Tangerang, (19/12/2015).

Teddy juga mengatakan bahwa meski diler dan bengkel resmi ditambah, tetap saja peminat yang masuk ke bengkel resmi masih tinggi. Bahkan kapasitas bengkel cenderung kurang. NMI terus menambah jaringan dan jumlah bengkel, konsumen yang masuk ke bengkel resmi tetap bertambah.

”Paling banyak tetap perawatan rutin dan perawatan komponen yang habis terpakai. Misalnya kopling, rem, sokbreker, atau komponen yang terkait umur,” kata Teddy.

Semakin banyaknya peminat bengkel resmi Nissan ini menurut Teddy sudah diantisipasi dengan penambahan jumlah dealer dan bengkel resmi. NMI dalam waktu dekat akan menambah jaringan, di antaranya kini sedang dibangun di Pekanbaru, Palembang, dan beberapa kota lain di Jawa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.