Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/11/2015, 17:36 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

Tokyo, KompasOtomotif – Setelah Honda dan Mazda mengumumkan tidak lagi menggunakan inflator airbag Takata, produsen kantung udara terkemuka asal Jepang itu kembali harus menelan pil pahit. Sebab, pabrikan mobil terbesar di dunia, Toyota melakukan hal yang sama.

Akio Toyoda, President and CEO Toyota Motor Corporation menegaskan bahwa Toyota tidak lagi menggunakan inflator airbag Takata yang mengantung amonium nitrat. Tapi, Toyota akan mempertimbangka inflator kantung udara takata lainnya yang lebih aman.

“Jika tetap menggunakan inflator airbag Takata, kami akan memastikan keamanannya terlebih dulu,” ujar Toyoda seperti dilansir laman Reuters, Jumat (6/11/2015).

Tak hanya Honda, Mazda dan Toyota, produsen otomotif asal Jepang lainnya seperti Subaru dan Mitsubishi juga sedang mempertimbangkan untuk melakukan hal yang sama.

Karena inflator kantung udara yang mengandung amonium nitrat sudah menewaskan delapan orang dan semuanya berasal dari konsumen Honda, maka awal pekan ini Takata dijadwalkan harus membayar denda senilai US$ 70.000.000 kepada Lembaga Nasional Administrasi Keselamatan Jalan Raya (NHTSA).

Denda itu sudah dilayangkan sejak awal tahun ini dan batas akhir pembayarannya, yakni di awal pekan depan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.