Kompas.com - 01/11/2015, 07:01 WIB
|
EditorAzwar Ferdian

Jakarta, KompasOtomotif 
— Salah satu lady bikers di acara Ride & Beauty yang diselenggarakan oleh Kompas.com, TVS, dan Sari Ayu bernama Rita Sari Utami (24) mengatakan bahwa sekarang ini semakin banyak pelajar di bawah usia 17 tahun yang membawa sepeda motor. Padahal, jika dilihat dari peraturan, anak sekolah belum memiliki surat izin mengemudi (SIM) karena seseorang diperbolehkan mendapatkan SIM apabila umurnya sudah lebih dari 17 tahun.

"Seharusnya, anak sekolah tidak diperbolehkan mengendarai sepeda motor karena mereka belum memiliki SIM dan usianya juga masih di bawah 17 tahun. Jadi, mereka tidak boleh naik motor," kata wanita yang bekerja di salah satu perusahaan asuransi di Jakarta itu kepada KompasOtomotif, Jumat (30/10/2015).

Rita menambahkan, seharusnya semua peraturan tentang lalu lintas dan mengendarai kendaraan harus diperketat karena melihat kondisi saat ini, terutama di Jabodetabek, sudah semakin parah. Bahkan, ibu dengan satu orang anak itu menilai buruknya sistem peraturan di Indonesia sudah berada di level 9.

Menurut data Korps Lalu Lintas Polri Bidang Pembinaan Penegakan Hukum, pada Januari–Juli 2015 lalu, pelajar berada di urutan nomor dua terbanyak berdasarkan klasifikasi pelaku kecelakaan. Selama tujuh bulan pada 2015, dari total pelaku kecelakaan yang tercatat mencapai 46,394 orang, sebanyak 7.079 orang di antaranya adalah pelajar.

Peran orangtua

Peran orangtua dalam hal keselamatan berkendara, menurut Rita, sangatlah penting. Sebab, jika ibu atau bapaknya tidak mengizinkan anaknya naik sepeda motor, buah hatinya akan mengikuti aturannya.

Ghulan, Otomania Peserta touring Ride & Beauty TVS

"Jadi, buat para orangtua, jangan seenaknya membebaskan anaknya naik sepeda motor. Mending disuruh naik angkutan umum atau bus sekolah. Daripada membahayakan diri sendiri dan juga orang lain mending dilarang," ujarnya.

Rita pun mengaku, sebelum usianya beranjak 17 tahun, orangtuanya melarang ia naik sepeda motor dan sekarang ini diterapkan kepada anak dan juga adiknya yang masih kecil. "Coba saja seluruh orangtua menerapkan seperti itu, mungkin kecelakaan atau kemacetan bisa berkurang," kata pengendara sepeda motor TVS Dazz ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.