Suzuki Pilih India sebagai Basis Produksi Baleno “Hatchback”

Kompas.com - 26/10/2015, 18:42 WIB
Penampilan Suzuki Baleno hatchback di Frankfurt Motor Show 2015. Autoexpress.co.ukPenampilan Suzuki Baleno hatchback di Frankfurt Motor Show 2015.
|
EditorAgung Kurniawan

New Delhi, KompasOtomotif — Sudah mendominasi di India, akhirnya Suzuki kembali menjadikan negeri sari menjadi basis produksi model terbarunya, Baleno hatchback. Nantinya, hasil produksi Baleno ini bakal diekspor ke lebih dari 100 negara di dunia.


Direktur dan CEO Maruti Suzuki Kenichi Ayukawa, seperti dilansir Indianautosblog, Senin (26/10/2015), menjelaskan, Baleno hatchback merupakan model global dan diyakini mampu mendapatkan perhatian khusus masyarakat dunia. Tidak hanya dijual di India, Baleno juga akan tersebar ke seluruh dunia.

“Saya sangat senang Baleno ini diproduksi di India dan bisa diekspor ke Jepang dan negara-negara lainnya. Ini adalah langkah baru dalam sejarah panjang Maruti Suzuki,” ujar Ayukawa.

Selain Jepang, Suzuki juga akan mengekspor Baleno hatchback ini ke pasar otomotif Eropa. Debutnya dilakukan di Frankfurt Motor Show 2015 lalu. Penjualan di Eropa akan dilakukan pada musim semi tahun depan.

Indianautosblog Interior Suzuki Baleno hatchback

Di India sendiri, Baleno sudah resmi diluncurkan dan dibanderol mulai dari 4,99 lakh hingga 8,11 lakh. Tersedia dua pilihan untuk jantung pacunya, yakni bensin 1,2-liter K-Series dan diesel 1.3-liter DDiS.

Lalu, bagaimana dengan pasar otomotif Indonesia? Apakah PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) akan ikut memasarkan Baleno hatchback yang diambil dari India?



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X