Kompas.com - 21/10/2015, 07:40 WIB
|
EditorAzwar Ferdian

Jakarta, KompasOtomotif – Negara yang antre untuk menjadi tuan rumah balapan MotoGP bukan hanya Indonesia, tapi ada beberapa lagi termasuk Thailand. Tapi, organisasi penyelenggra MotoGP, Dorna memprioritaskan Indonesia agar bisa melangsungkan MotoGP di 2017. hingga 2019 mendatang.

Mantan Sekjen Ikatan Motor Indonesia (IMI) Irawan Sucahyono membeberkan, saat ini balapan MotoGP dalam satu tahunnya ada 18 event, rencananya dalam beberapa tahun ke depan akan menjadi 20. Indonesia dikatakannya sudah masuk dalam kalender Dorna dan saat ini masih dalam proses.

“Intinya Dorna sudah memprioritaskan Indonesia untuk menjadi tuan rumah MotoGP 2017, negara mana yang akan dia tolak dan dihilangkan itu urusan Dorna,” ucap Irawan kepada KompasOtomotif, Selasa (20/10/2015) malam.

Aditya Maulana, KompasOtomotif Direktur Sirkuit Internasional Sentul, Tinton Soeprapto melakukan pertemuan dengan Sektetaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Alfutra Saamm untuk membahas MotoGP 2017 di Indonesia.

Keseriusan Dorna memprioritaskan Indonesia terbukti dari surat elektronik (email) antara Menpora, pihak Sirkuit Internasional Sentul dan Dorna. Sebelum kedatangan Dorna kedua kali ini, Menpora sudah berkomunikasi dan Indonesia dikatakan sudah masuk dalam prioritas Dorna.

“Dorna hanya memiliki waktu yang singkat di Indonesia, jadi kita akan maksimalkan pertemuan ini. Sore harinya Dorna sudah harus terbang lagi ke Malaysia untuk membahas MotoGP Malaysia akhir pekan ini,” kata Irawan.

sentulinternationalcircuit.com Lay-out Sirkuit Internasional Sentul

Nantinya, sebagai arena balapan MotoGP 2017, Sirkuit Sentul akan dipugar dan calon arsiteknya diantaranya Hermann Tilke, Jarno Zaffelli dan Dafydd Broom, tapi kandidat terkuat adalah Hermann Tilke, karena ia juga bisa sekaligus mendesain sirkuit untuk balapan MotoGP dan Formula 1 (F1).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.