Kompas.com - 16/03/2015, 08:00 WIB
|
EditorAzwar Ferdian

Jakarta, KompasOtomotif - PT Garansindo Inter Global (GIG) berhasil menunjukan tajinya sebagai agen tunggal pemegang merek (ATPM) Fiat-Chrysler terbesar di antara negara-negara anggota ASEAN. Hebatnya lagi, prestasi ini berhasil diraih dalam empat tahun berturut-turut sejak 2011-2014.

Muhammad Al Abdullah, CEO Garansindo mengklaim kalau Indonesia merupakan penyumbang utama penjualan Grup Fiat Chrysler Automobiles (FCA) di Asia Tenggara. Sejak mulai dipasarkan secara resmi oleh Garansindo mulai semester kedua 2010, merek-merek di bawah Grup FCA, seperti Jeep, Chrysler, Dodge, dan Fiat terus mencatatkan penjualan progresif.

"Komposisi penjualan kami (Indonesia) saat ini mencakup 60 persen terhadap total pasar FCA di Asia Tenggara," tukas Al di Jakarta, Sabtu (14/3/2015).

Menurut Al, salah satu negara lain yang cukup besar pasarnya bagi FCA, adalah Filipina, tapi jumlahnya masih jauh jika dibandingkan Indonesia. "Filipina, tahun lalu penjualan paling sekitar 400 unit, sisanya seperti Singapura dan Vietnam, masih jauh di bawah itu penjualannya," lanjut Al.

Di sisi lain, FCA mulai memasarkan resmi produk-produknya ke Malaysia mulai 2014, sedangkan Thailand baru bergulir 2015 ini.

Premium

Meski baru lima tahun berkecimpung di segmen premium, Garansindo secara total penjualan juga berhasil bersaing dengan merek-merek lain yang sudah lebih lama bercokol di industri otomotif nasional. Mengutip data Gaikindo, total penjualan Garansindo yang mencakup, Jeep, Chrysler, Dodge, dan Fiat mencapai 1.172 unit.

Menduduki peringkat ketiga peringkat merek premium, di bawah Mercedes-Benz 3.585 unit dan BMW 2.547 unit. "Kami berhasil menggeser merek premium lain, seperti Audi, Lexus, Land Rover, Jaguar, dan sebagainya," beber Al.

Menariknya lagi, hasil penjualan yang ditorehkan Garansindo diperoleh tanpa menikmati fasilitas bea masuk yang dinikmati merek-merek premium lain. Misalnya, Mercedes-Benz dan BMW mulai merakit lokal (CKD) beberapa produk di Indonesia guna mengurangi Pajak Bea masuk (dari 30 persen menjadi tinggal 10 persen).

Sedangkan, Lexus menikmati perjanjian ekonomi antar pemerintah Indonesia dan Jepang (IJ-EPA) yang juga meringankan Pajak Bea masuk impor kendaraan dalam bentuk utuh (CBU) ke Indonesia.

Halaman:


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.