Sentul Dianggap Tak Layak untuk MotoGP

Kompas.com - 05/02/2015, 15:11 WIB
Balapan khusus Honda CBR150R di HRC Kemayoran, Jakarta, (7/9/2014). AHMBalapan khusus Honda CBR150R di HRC Kemayoran, Jakarta, (7/9/2014).
|
EditorAzwar Ferdian
Nusa Dua, KompasOtomotif - Menciptakan lingkungan balap yang layak harus dilakukan di rumah sendiri demi mengejar prestasi internasional yang lebih membanggakan. Menurut Team Principal Honda Racing Corporation Livio Suppo, ada dua unsur yang harus dipenuhi yaitu  kompetisi dan sirkuit.

Selama ini sirkuit Sentul, di Bogor, Jawa Barat yang selalu jadi acuan, tapi menurut Suppo, lintasan sepanjang 4,12 km itu tidak lagi memenuhi standar keamanan MotoGP.

“Saya sangat senang berada di sini meski sayang bukan untuk balapan. Biasanya kami ke sini untuk ke Sentul tapi sekarang tidak layak terutama karena keamanan untuk MotoGP. Kami harap di masa depan ada sirkuit yang bisa kami pakai,” tukas Suppo kepada KompasOtomotif, di Bali, Minggu (1/2/2015).

Suppo pernah mengunjungi Sentul saat Indonesian motorcycle Grand Prix digelar pada 1996. “Saya cukup tua untuk mengingat Sentul saat kita balapan di sana. Saya bekerja untuk Benetton Honda saat itu, kami sebagai sponsor kami Tohru Ukawa di kelas 250cc. Sentul punya formasi bagus," ungkapp Suppo.

Menggelar MotoGP di Indonesia tentu impian bangsa, tapi dengan begitu butuh sirkuit baru sesuai regulasi modern. “Tentu Anda butuh bantuan pemerintah, akan sulit menggunakan uang pribadi untuk membuat sirkuit baru. Jadi, saya harap pemerintah mengerti itu. Promosi MotoGP yang datang ke sini sangat besar,” papar Suppo.

Tiru Qatar

Pria Italia yang menjabat sejak 2013 ini mengulas Qatar sebagai contoh. Dikatakan sebelumnya negara ini tidak banyak dikunjungi wisatawan tapi sekarang maju karena olahraga. Bukan hanya karena MotoGP tapi juga sepakbola. “Jadi olahraga adalah cara bagus untuk mempromosikan negara jadi saya harap pemerintah mengerti itu,” tutup Suppo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.