Kuota Kawasaki Ninja Terkencang Kini Tinggal 10 Unit

Kompas.com - 16/01/2015, 19:10 WIB
|
EditorAris F. Harvenda

Bogor, KompasOtomotif – Luar biasa minat masyarakat Indonesia terhadap Kawasaki H2. Meski baru diluncurkan hari ini, Jumat (16/1/2014), dengan harga fantastis Rp 580 juta on the road Jakarta, ternyata pemesanan sudah masuk dan menghabiskan separuh kuota.

Michael Chandra Tanadhi, Deputy Head Sales and Promotion PT Kawasaki Motor Indonesia mengungkap bahwa untuk Indonesia, Kawasaki Heavy Industries (KHI) hanya menjatah 20 unit per tahun. Artinya, sudah 10 unit sepeda motor bermesin supercharger 1.000cc itu terjual.

”Tinggal 10 unit lagi, kami yakin akan habis. Kalau ada pemesanan di luar 20 unit yang sudah dijatah, nanti tinggal negosiasi kembali dengan KHI. Itu pun dilihat dari antreannya, karena produksi untuk tipe ini sangat terbatas dan didistribusikan ke seluruh dunia,” kata Michael.

Dijelaskan, KHI memproduksi Ninja H2 cuma 15 unit dalam sehari. Sementara di dunia, di luar dugaan permintaan cukup besar. Kuota paling banyak adalah Jepang dengan jatah 500 unit setahun.

Suku cadang

Soal kesiapan dealer Kawasaki menyervis konsumen H2, Michael mengatakan bahwa akan ada beberapa outlet yang ditunjuk untuk menerima, servis dan menjamin ketersediaan suku cadang, terutama main dealer di kota-kota besar.

”Kami juga sudah siap dengan mekanik yang terlatih menangani Kawasaki H2. Jadi tidak ada masalah,” tukas Michael.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.