Siap-siap Harga Mobil Murah Toyota Naik Lagi

Kompas.com - 11/12/2014, 08:20 WIB
Banderol Agya, mobil murah Toyota mulai beranjak naik. Agung KurniawanBanderol Agya, mobil murah Toyota mulai beranjak naik.
|
EditorAris F. Harvenda

Jakarta, KompasOtomotif - Setelah resmi menaikkan banderol mobil murahnya, Agya, Toyota kembali berencana kembali merevisi harga. Rencana ini disampaikan Rahmat Samulo, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor di malam Toyota Gathering Media, Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2014) malam.

"Pasti akan naik, tapi kita lihat waktu yang tepat, tinggal tunggu saja," jelas Samulo kepada wartawan. Toyota sudah mengantongi izin menaikkan harga mobil murahnya maksimal 6,6 persen atas rekomentasi dampak inflasi dari pemerintah.

Tapi, merek mobil murah terlaris di Indonesia ini baru memanfaatkan tiga persen kenaikan harga pada Oktober lalu. Artinya, masih ada tersisa 3,6 persen tersisa yang bisa dimanfaatkan kenaikannya tahun depan.

"Soal berapa kenaikannya, bertahap atau langsung, saya belum putuskan," lanjut Samulo. Pada kenaikan sebelumnya, banderol baru Agya saat ini sudah lebih mahal antara Rp 3,05-3,2 juta, ketimbang pertama kali diluncurkan ke pasar.

Dengan terus naiknya harga jual mobil murah ini, sejumlah konsumen mengkhawatirkan hal ini akan melunturkan citra "mobil murah" di Indonesia. Tapi, hal ini ditampik oleh Samulo, karena kenaikan yang dilakukan berdasarkan kenaikan inflasi.

"Inflasi itu kan relatif tidak bisa diukur, karena semua harga barang kan naik. Artinya, dari sisi value, mobil ini tetap sama (mobil murah)," tutup Samulo.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X