Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 10/12/2014, 08:00 WIB
|
EditorAzwar Ferdian

Jakarta, KompasOtomotif – Yamaha Mio Fino FI masih berumur panjang. Diperkenalkan pertama kali awal 2014 oleh PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), sepeda motor yang mengarungi pasar skutik bertampang klasik ini masih dicari. Buktinya, dari data AISI, model ini masih terjual 8.000-an unit per bulan hingga menjelang akhir tahun!

Apa yang membuat orang menggemari model ini? KompasOtomotif coba meraba satu persatu. Dari desain, YIMM berhasil membawa ”angin perubahan”. Ternyata meski darahnya klasik, sentuhan sporty cukup sukses menggaet pasar. Saudaranya, Fino FI Fashion, yang diluncurkan bersamaan dan menganut aliran jauh lebih ortodok, tak mampu menahan tren dan kini tak lagi dijual.

Roderick Adrian Moses Dari belakang, banyak kesan lancip membuatnya tak kental bernuansa retro.

Sekilas memang modern. Walau pun konsep dasarnya retro, namun kesan futuristik dengan aksen lancip di beberapa bagian justru membuatnya apik. Dari samping lekuk bodi hingga dek bawah sangat berkarakter, karena dibalut warna berbeda dengan bodi.

Lampu belakang tampil modern dengan banyak aksen. Garis stripping pada bodi mempertegas kesan kekinian. Lampu sein dibuat lancip-lancip, mirip daun-daunan yang menempel pada bodi depan serta belakang.

Panel speedometer dan fuelmeter terpisah, didesain membulat. Konsepnya klasik, namun penggunaan warna-warna cerah membuatnya masuk di era masa kini. Spion bulatnya mempertegas kesan retro.

Roderick Adrian Moses Panel-panel tampak mengombinasikan unsur klasik dan modern.

Intinya semua dibuat simpel. Setang pendek, lekuknya juga sedikit. Panel kunci modern, menggunakan teknologi masa kini seperti diusung model lain pakai penutup magnetic. Untuk membuka jok juga sudah terintegrasi di panel ini.

Dek untuk kaki melengkung. Ini membuat posisi telapak kaki agak miring ke bawah. Posisi duduk nyaman, dengan jok yang lebar. Tipe jok ini membuat berkendara nyaman jika perjalanan jauh atau sedang macet.

Memandangi sepeda motor ini semakin lama memang membuat hati ini jatuh. Tapi lebih afdol jika dinaiki untuk merasakan bagaimana performanya. Hubungan lebih intim antara KompasOtomotif dan Fino FI akan dibeberkan dalam artikel selanjutnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.