Kompas.com - 05/12/2014, 08:12 WIB
EditorAzwar Ferdian
Berlin, KompasOtomotif - Pabrikan otomotif terbesar di dunia, Volkswagen, menyatakan ketertarikannya untuk ambil bagian di ajang balap Formula 1. Saat ini dikabarkan, VW sedang melakukan studi kelayakan guna membuka kemungkinan masuk F1.

Seperti diberitakan BBC Sport, Jumat (5/12/2014), sumber terdekat VW menyebutkan, studi kelayakan tersebut dipimpin oleh mantan kepala tim Ferrari, Stefano Domenicali, yang bergabung dengan Audi di awal tahun ini. Audi sendiri adalah salah satu anak perusahaan yang berada di bawah naungan VW Group.

Minat VW untuk ambil bagian di balapan jet darat paling bergengsi itu makin terasah setelah Mercedes-Benz sukses menjadi pemenang di musim 2014. Prestasi ini dianggap berpotensi mendongkrak angka penjualan di sektor bisnis lain.

Sayangnya, bos FIA Bernie Ecclestone dan pimpinan Volkswagen Ferdinand Piech memiliki hubungan yang tidak baik. Publikasi mengatakan VW tidak mungkin masuk Formula 1 sampai salah satu dari kedua orang tersebut pensiun.

Tapi jika VW memang jadi bergabung dengan F1, kemungkinan VW akan menggunakan mobil dan tim mereka sendiri, dengan memaksimalkan sumber daya dan teknologi yang sudah ada.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.