Prinsipal Otomotif Sepakat Segel Data Pribadi Konsumen

Kompas.com - 14/11/2014, 11:40 WIB
Dashboard terinspirasi gaya ponsel dengan audio dan layar informasi di tengah. Azwar Ferdian/KompasOtomotifDashboard terinspirasi gaya ponsel dengan audio dan layar informasi di tengah.
|
EditorAris F. Harvenda

Washington, KompasOtomotif - Prinsipal otomotif dunia punya pesan bagi konsumen, "Di mana Anda mengemudi dan bagaimana cara mengemudi adalah persoalan pribadi, bukan masalah kami."

Mobil secara cepat berubah menjadi ponsel pintar dengan roda, mampu mengirimkan berbagai macam data pada pabrikan via sistem koneksi kendaraan. Salah satunya, sudah dilakukan General Motors melalui fitur "OnStar" yang terkoneksi dengan sambungan 4G.

Data ini diharapkan bisa menciptakan layanan lebih baik tanpa menyalahgunakan informasi pribadi yang diperoleh. BMW, Chrysler, Ford, GM, Honda, Hyundai-Kia, Mercedes-Benz, Nissan, Toyota, dan Volkswagen sepakat untuk mengelola data ini demi menjaga privasi dan keamanan konsumen.

Para prinsipal ini, menciptakan asosiasi baru Aliansi Manufaktur Otomotif dan Asosiasi Otomotif Global, keduanya berkantor pusat di Washington DC. Melalui kedua asosiasi ini perusahaan akan memiliki kewenangan mengelola data mulai model-model yang dipasarkan pada 2017. Perusahaan bisa meminta data ini atas persetujuan dengan masa berlaku satu tahun dan bisa diperpanjang jika diminta dan disetujui.

"Mobil modern bukan hanya berbagai jalan, tetapi dalam waktu dekat berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Kewaspadaan terhadap kemanan konsumen dan sistem kendaraan sangatlah penting," jelas John Bozzella, Presiden Asosiasi Otomotif Global, dalam pernyataan resminya, dilansir Autonews (13/11/2014).

Izin konsumen
Melalui asosiasi ini, para prinsipal sepakat untuk menjelaskan pada konsumen jenis data yang akan dikumpulkan dan bagaimana akan digunakan dibagikan. Data ini akan dimanfaatkan untuk menciptakan buku manual pada tampilan layar dasbor atau portal berbasis internet yang dikelola perusahaan.

Konsumen bisa melihat kebijakan yang diajukan sebelum membeli mobil baru. "Tidak akan ada pendekatan yang homogen," tulis protokol yang dikeluarkan asosiasi.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Semua prinsipal akan mengumpulkan berbagai data, termasuk informasi geologi di mana lokasi kendaraan, biometrik seperti karakteristik fisik pengemudi, dan kebiasaan berkendara. Perusahaan mobil juga sepakat untuk mendapat izin dari konsumen untuk menggunakan data pribadi ini untuk melakukan pemasaran, iklan, dan lain sebagainya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X