Kompas.com - 03/10/2014, 08:20 WIB
|
EditorAris F. Harvenda

Jakarta, KompasOtomotif - Aplikasi navigasi interaktif Waze meluncurkan program baru bernama “Connected Citizenz”, Kamis (2/10/2014). Program tersebut merupakan kerja sama pertukaran data dengan pemerintahan lokal di banyak negara, untuk meningkatkan akurasi pemantauan kondisi lalu lintas. Hingga kini Waze telah terlibat setidaknya dengan 10 kota, salah satunya adalah Jakarta.

Waze bisa jadi salah satu solusi jitu menghindari kemacetan buat sebagian warga Ibu Kota Indonesia. Saat aplikasi milik Google sejak tahun lalu ini digunakan, informasi yang diberikan pengguna mengenai kondisi langsung di jalan bisa dimanfaatkan pengguna lainnya. Jadi, dengan mengecek situasi jalan lewat Waze kita bisa menentukan jalur yang lebih sedikit punya rintangan sebelum sampai tujuan.

Tingkat detail akan lebih tajam, “Connected Citizenz” mengumpulkan data acak dari pusat keramaian yang dilaporkan pengguna di jalan secara langsung lalu menyerahkannya kepada agensi pemerintah. Data tersebut ditukar dengan informasi penting detail kota berikut perubahannya, seperti arsitektur publik, konstruksi, sensor, atau rencana renovasi jalan-jalan untuk Waze.

Head of Growth Waze Di-Ann Eisnor menjelaskan, tak ada yang perlu dikhawatirkan dengan program  baru ini, data yang ditukar hanya mengenai wawasan jalan seperti kecelakan atau penutupan jalan. “Kami tidak berbagi data selain itu, seperti di mana lokasi pengguna dan indentitas mereka,” kata Eisnor seperti diberitakan The Nex Web.

Connected Citizenz” telah berjalan di Rio de Janeiro, Brazil dan beberapa kota di Amerika Serikat seperti diklaim Waze. Daftar kerja sama masih terbuka, lebih dari 80 kota masih mengantre. Berikut daftar kota yang telah bekerja sama dengan Waze:

Jakarta, Indonesia
Rio de Janeiro, Brazil
Barcelona, Spanyol dan Pemerintah Catalonia
Tel Aviv, Israel
San Jose, Costa Rica
Boston, AS
Florida, AS
Utah, AS
Los Angeles, AS
New York Police Department (NYPD), AS

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.