Modifikasi “Hellaflush” Diklaim Tidak Aman di Kanada

Kompas.com - 27/07/2014, 16:00 WIB
Karakter hellaflush ketika dibawa di jalan istKarakter hellaflush ketika dibawa di jalan
|
EditorAris F. Harvenda

Quebec, KompasOtomotif – Modifikasi bergaya hellaflush dengan karakter hanya sebagian tapak ban yang memijak aspal, bibir pelek sering “ciuman” dengan fender, dan bodi mobil “merebah” sepanjang jalan, tengah digandrungi di seluruh dunia termasuk Indonesia. Tapi ada satu negara yang khawatir dan akan melarang aliran ini.

Pihak berwenang di Quebec, Kanada, mengatakan ubahan hellaflush tidak aman, sebab geometri suspensi kendaraan berubah. Ada tiga poin kebiasaan pemodifikasi yang bisa membuatnya berbahaya, pertama suspensi lebih rendah dari normal, kedua menginstal roda lebih besar, dan fender terlalu kecil buat ban. Cara mendapatkan ketiga hal itu dengan menambah sudut negatif chamber secara berlebihan.

Mengubah geometri suspensi berarti mengurangi kemampuan manuver dan keselamatan. Fungsi prima kaki-kaki dibutuhkan sebab Quebec termasuk wilayah bersalju.

Dijelaskan juga, menambah offset pada ban berarti meningkatkan tekanan pada komponen suspensi dan kemudi. Sistem mekanis pada suspensi, kemudi, pengereman, sedikit banyak bergeser dari titik tumpu normal. Tentu akan mengganggu stabilitas sekaligus mempercepat proses keausan.

Di Quebec, kemungkinan besar polisi akan menginspeksi setiap pemilik mobil helllaflush. Dampak buruk lain, pihak asuransi menolak memberikan klaim terkait modifikasi macam ini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X