Mobil Listrik GM Gagal Total di Eropa

Kompas.com - 22/07/2014, 12:00 WIB
Opel Amera merupakan saudara kembar Chevrolet Volt, hanya berbeda desain eksterior. Opel/NetcarshowOpel Amera merupakan saudara kembar Chevrolet Volt, hanya berbeda desain eksterior.
|
EditorAris F. Harvenda
Berlin, KompasOtomotif - General Motors melalui merek Opel segera menghentikan pemasaran Ampera di Eropa. Mobil berteknologi listrik itu merupakan saudara kandung dari Chevrolet Volt, hanya berbeda merek dan desain untuk menembus pasar Eropa.

Penghentian pemasaran dilakukan pada saat Chevrolet melepas Volt desain baru, paruh kedua tahun depan. Ampera gagal diterima dipasar dicerminkan dengan hasil penjualan yang buruk. Menurut dua sumber internal perusahaan, meski punya predikat Mobil Terbaik Eropa pada 2012, Ampera dinilai gagal total sejak peluncuran di tahun yang sama. Tahun lalu, penjualan menyusut 40 persen hingga 3.184 unit dari tahun sebelumnya.

Lebih parah lagi, penjualan lima bulan pertama 2014 cuma tercatat 332 unit saja, anjlok 67 persen. Di Jerman, pasar utama Opel, hanya 46 unit Ampera yang berhasil terjual pada paruh pertama tahun ini.

Frustasi GM terhadap Ampera juga sempat disampaikan Steve Girsky, Wakil Komisaris yang juga menjabat Direktur GM, berkomentar soal penerimaan produk di pasar Eropa. "Seluruh pemerintah di negara Eropa mengatakan, 'Kami menginginkan EV (mobil listrik), kami mau mobil listrik,'" tukas Girsky di ajang Geneva Auto Show tahun lalu. "Ketika kami hadir dengan produk yang ada, dan kemana semua orang pergi?" lirihnya.

Ketika coba dikonfirmasi, juru bicara GM masih belum mau berkomentar soal rencana ini.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X