Kompas.com - 24/06/2014, 17:59 WIB
|
EditorAris F. Harvenda
Manado, KompasOtomotif - Bicara bisnis mobil di Indonesia, tak bisa dipisahkan dengan keanekaragaman suku dan budaya di setiap daerah. Nah, ada yang menarik dari karakteristik konsumen di Manado, Sulawesi Utara, yang lebih memilih beli mobil penumpang (passanger car) secara tunai ketimbang kredit seperti daerah lain pada umumnya.

"Orang di sini (Manado) lebih memilih beli mobil secara tunai karena masalah kebanggaan tertentu. Mereka menghindari adanya lilitan hutang atau sampai mobil ditarik karena tidak bisa menyicil dengan rutin," jelas Arfan Djafar, Kepala Cabang PT Bosowa Berlian Motor (BBM), dealer utama Mitsubishi di Manado, Selasa (24/6/2014).

Dari data penjualan Mitsubishi di Sulawesi Utara, sekitar 60 persen konsumen pembeli mobil penumpang memilh membayar tunai, sedangkan sisanya kredit. Sementara untuk pembeli mobil niaga seperti pikap dan kabin ganda memang masih didominasi kredit, karena karakteristik konsumen pebisnis.

Dari seluruh portofolio mobil penumpang yang ditawarkan, Pajero Sport menjadi model paling sering dibeli tunai. "Apalagi kalau ada model baru, konsumen lama biasanya langsung tukar tambah. Mereka tak mau terkesan ketinggalan zaman dengan perkembangan di Pulau Jawa," beber Afran.

Model Baru
Menurut Arfan, ada beberapa faktor utama yang mampu mendorong orang untuk membeli mobil baru di Manado. Pertama faktor harga. Ternyata, banyak konsumen pembeli pertama di Manado yang mempertimbangkan harga ketimbang kelengkapan fitur.

"Kalau Anda lihat di jalan utama Manado, tidak banyak orang berkendara sepeda motor, karena mereka lebih memilih beli mobil murah, berbeda dengan Makassar misalnya, yang banyak populasi kendaraan roda duanya," beber Arfan.

Kedua, faktor model baru. Setiap ada peluncuran model baru, warga Manado cenderung lebih antusias ketimbang produk lawas, meskipun berasal dari merek yang tidak terlalu ternama. "Untuk itu, kami selalu menantikan kalau ada model baru dari Mitsubishi karena ini akan berpengaruh positif terhadap penjualan," tutup Arfan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.