Produsen Kantong Udara Peringatkan Prinsipal Otomotif

Kompas.com - 11/06/2014, 19:43 WIB
Ilustrasi kantong udara. Ilustrasi kantong udara.
|
EditorAris F. Harvenda
Tokyo, KompasOtomotif - Takata Corporation, produsen kantong udara (airbag) dan pemasok komponen untuk produsen mobil Jepang, memperingatkan kalau komponennya bermasalah. Padahal, komponen itu sudah pernah mengakibatkan kampanye perbaikan massal (recall) terhadap 3 juta unit mobil di Jepang tahun lalu.

Jadi, komponen tersebut pernah diperbaiki tetapi dicurigai masih belum 100 persen, sehingga masih butuh perbaikan lebih lanjut. Beberapa prinsipal Jepang yang dipasok adalah Toyota, Honda, dan Nissan.

Akemi Ando, juru bicara Honda mengaku telah menerima pemberitahuan ini. Saat ini Honda tengah memperlajari apakah perlu melakukan recall ulang atau tidak. Kikko Takai, juru bicara Takata, mengatakan, perusahaan mengganggap masalah ini sebagai hal serius dan berniat bekerjasama dengan produsen mobil untuk segera diselesaikan.

Toyota
Berbeda dengan Honda, Toyota justru baru saja mengumumkan recall terhadap 650.000 unit kendaraan di Jepang, salah satunya Corolla. Pada April 2013, Toyota, Honda, dan Nissan menggulirkan kampanye perbaikan massal bersama terhadap lebih dari 3 juta unit kendaraan, karena masalah airbag. Kini, kondisi serupa kemungkinan bisa terulang lagi.

Juru bicara Nissan, Chris Keeffe, mengaku perusahaan akan menyelidiki apakah masalah itu melibatkan kendaraan dari Nissan. Satu hal yang pasti, menurutnya, Nissan berkomitmen penuh pada  kepuasan konsumen dan siap mengambil langka-langkah yang dibutuhkan.



Sumber Bloomberg
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X