Merasakan Kenyamanan Suspensi Mitsubishi Outlander Sport

Kompas.com - 19/05/2014, 18:40 WIB
Menguji kenyamanan suspensi Outlander Sport facelift. Agung KurniawanMenguji kenyamanan suspensi Outlander Sport facelift.
|
EditorAris F. Harvenda
Jakarta, KompasOtomotif - Masih dalam rangkaian prosesi peluncuran Outlander Sport di Segara, Ancol, Jakarta Utara, Senin (19/5/2014), PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) juga menyediakan pojok "first drive". Area ini sengaja disiapkan agar jurnalis bisa merasakan perbedaan sensasi berkendara Outlander baru dengan yang lawas.

Tanpa basa-basi, KompasOtomotif langsung ikut daftar. Pelataran parkir tanah dengan beberapa tanjakan buatan, gundukan tanah, dan genangan air jadi menunya. Kami mendapat jatah Outlander Sport varian tertinggi PX yang sudah paling lengkap fitur dan kenyamanannya.

Nyaman
Duduk di kokpit sandaran terasa nyaman dengan balutan kulit dan interior serba hitam. Aksen karbon terlihat di beberapa bagian mulai dari konsol tengah dasbor dan bingkai tombol power window. Sebelum melaju, tingkat ketinggian dan kedalaman setir bisa disesuaikan dengan postur pengemudi. Tekan pedal rem, masukan transmisi ke posisi "D" dan jalan!

Agung Kurniawan Ground clearance yang tinggi ideal untuk jalan berlubang.
Rintangan pertama, ada gundukan tanah seperti tanjakan kecil dengan ketinggian sekitar 30 cm. Tanpa kendala, Outlander Sport bisa melaluinya. Selanjutnya, melalui rintangan jalan rusak, dengan beberapa lubang zig-zag, membuat mobil bergoyang ke kiri dan ke kanan. Serta yang terakhir genangan air yang relatif tidak dalam dilibas dengan mudah.

Empuk
Meski singkat, dari pengalaman pertama merasakan Outlander Sport terbaru ini terasa bedanya. Terutama dari suspensi yang kini terasa lebih empuk dari model sebelumnya. "Pasti langsung terasa bedanya. Dengan medan yang disiapkan ini, terasa kalau kenyamanan mobil meningkat," jelas Rifat Sungkar, Duta Merek Mitsubishi kepada KompasOtomotif di sela first drive.

Agung Kurniawan Suspensi terasa lebih empuk.
KTB mengklaim, pengurangan tingkat kekerasan suspensi pada Outlander Sport, bertujuan agar lebih nyaman ketika dikendarai di dalam kota, sesuai "habitatnya". Tapi, meski lebih empuk, sensasi limbung yang dirasakan ketika melintasi lobang zig-zag, tidak terlampau parah, masih dalam batas kompromi.

"Kalau model sebelumnya, karakter suspensinya keras sekali. Terlalu cowok banget, dengan pertimbangan kenyamanan, kami coba sesuaikan," tutup Imam Choeru Cahya, Head Of PC Sales Departement KTB.

Kesimpulan
Ubahan karakter suspensi pada Outlander Sport facelift, selain memberikan kenyamanan lebih pada penumpang, juga bertujuan menggaet konsumen wanita. Kendati demikian dari hasil test singkat ayunan dan stabilitas yang diberikan tergolong cukup baik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.