Laporan Langsung dari China

Mobil Listrik Jadi Taksi Tangguh di China

Kompas.com - 23/04/2014, 12:10 WIB
Venucia e30 sedang diisi ulang. Agung KurniawanVenucia e30 sedang diisi ulang.
|
EditorAris F. Harvenda
Guangzhou, KompasOtomotif  - Perusahaan taksi Guangzhou Qicheng Taxi Company Limited, menjadi yang pertama menikmati Venucia e30 atau Nissan Leaf, sebagai taksi sejak September 2013. Selama digunakan, mobil listrik ini ternyata punya segudang kelebihan ketimbang kendaraan bermesin konvensional.

Qingshan Cao, Direktur Pelaksana Guangzhou Qicheng Taxi Company Limited, mengatakan, kelebihan utama yang ditawarkan oleh mobil listrik adalah biaya operasi yang lebih murah. Berbeda dengan mobil konvensional, setiap 5.000 km penggunaan wajib melakukan pergantian komponen "fast moving" seperti filter, oli, dan lain sebagainya.

"Karena mobil ini listrik, praktis hanya pemeriksaan yang cuma dilakukan. Kalau dikira-kira, biaya perawatannya hanya seperempat dari biaya perawatan yang dibutuhkan untuk Teana," jelas Cao di Guangzhou, Selasa (22/4/2014).

Konsumsi
Untuk konsumsi listrik, tenaga yang dibutuhkan jauh lebih murah ketimbang beli bensin. Cao mencontohkan, dengan menggunakan mobil bermesin bensin kapasitas 1.6-2.0 liter, butuh 10 liter untuk berjalan 100 km. Sementara, e30 mengonsumsi 15 kWh listrik, jika dikonversikan secara harga, sama dengan 2 liter bensin di China, untuk berjalan dengan jarak yang sama.

"Harga bensin per liter itu 8 yuan (Rp 14.800), sementara harga listrik per kWh itu hanya 1 yuan (Rp.1800). Jadi perbandingannya sudah bisa terlihat," beber Cao.

Untuk pengisian ulang tenaga (charging) pada baterai ada dua cara yang bisa dilakukan. Pertama dengan charger normal (NC) dan charger cepat (QC). Ketika menggunakan model cepat, butuh waktu 30 menit dari posisi kosong sampai penuh dengan jarak tempuh 100 km. Sedangkan menggunakan NC butuh waktu 7-8 jam dari nol sampai penuh dengan jarak tempuh 120 km.

Agung Kurniawan Pengisian normal butuh waktu 7-8 jam dari nol sampai baterai penuh.
"Kami hanya beroperasi di siang hari, jadi pada malam kami mengisi ulang baterai di pul. Praktiknya pengisian dengan NC hanya butuh 5-6 jam, karena mobil yang datang tidak dalam kondisi baterai kosong sama sekali," beber Cao.

Meski menawarkan sensasi berbeda dengan mobil listrik, argo taksi Qicheng Taxi tetap sama seperti perusahaan lainnya. Saat ini total populasi taksi yang beroperasi di Guangzhou mencapai 21.000 unit, artinya populasi mobil listrik masih sangat sedikit. "Kami sudah ada rencana mau menambah mobil lagi di masa mendatang," tutup Cao.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.