Perang Diskon Juga Terjadi di Eropa

Kompas.com - 14/04/2014, 14:41 WIB
Penjualan mobil di Eropa terus naik. Chris Ratcliffe/BloombergPenjualan mobil di Eropa terus naik.
|
EditorAris F. Harvenda
London, KompasOtomotif - Pasar mobil di Eropa perlahan tapi pasti terus menunjukkan pemulihan. Tapi, penumpukkan stok masih terjadi dan persaingan makin ketat, membuat aksi perang diskon terjadi pada beberapa model tertentu.

Penjualan mobil di kawasan Eropa Barat naik 7 persen pada kuartal pertama tahun ini. Beberapa negara bahkan berhasil mematahkan prediksi pengamat dengan hasil lebih baik, sementara negara lain masih konservatif.

Dalam enam tahun terakhir, para pabrikan mobil seperti Ford, Opel, PSA Peugeot Citroen, dan Fiat harus menanggung kerugian miliaran euro akibat penyusutan pasar di Eropa setiap tahun. Lembaga peneliti HIS Automotive memprediksi, total penjualan 2,4 persen di kawasan Eropa barat tahun ini.

Di Inggris, LMC Automotive memprediksi penjualan akan naik 3,5 persen dari sebelumnya 2,5 persen yang disampaikan awal tahun ini. Para analis pasar melihat kondisi perekonomian Eropa akan meningkat 1,5 persen tahun ini, lebih kecil dibandingkan Amerika Serikat yang diprediksi naik 2,6 persen.

Eropa Selatan
Kondisi pasar di Eropa selatan tidak sama dengan kawasan barat yang sudah mulai stabil. Tingginya tingkat pengangguran di Spanyol dan Italia, artinya belum banyak orang yang bisa beli mobil, memaksa pabrikan mendongkrak penjualan dengan insentif berupa diskon. Total penjualan mobil di seluruh Eropa tahun lalu tercatat 12,3 juta unit dibandingkan pada 2007 yang mencapai 16 juta unit.

Bulan lalu, penjualan di Inggris melesat hingga 18 persen berkat lonjakan gaji karyawan, belanja rumah tangga, diskon, membaiknya kepercayaan diri konsumen, dan rencana keuangan lebih matang. Penjualan di Jerman juga naik 6 persen, karena banyak diskon membuat para merek mengurangi banderol harga 11-12 persen lebih murah dari aslinya.

"Perang harga di seluruh Eropa terjadi karena krisis, tapi dampaknya lebih buruk dari prediksi," tulis rumah riset Bernstein Research.



Sumber inautonews
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X