Misteri Hamilton Mogok di GP Australia 2014 Terpecahkan

Kompas.com - 29/03/2014, 17:28 WIB
Pebalap Mercedes asal Inggris Lewis Hamilton memacu mobilnya pada sesi latihan ketiga GP Australia di Sirkuit Albert Park, Melbourne, Sabtu (15/3/2014). AFP PHOTO/SAEED KHANPebalap Mercedes asal Inggris Lewis Hamilton memacu mobilnya pada sesi latihan ketiga GP Australia di Sirkuit Albert Park, Melbourne, Sabtu (15/3/2014).
|
EditorAris F. Harvenda
Sepang, KompasOtomotif - Hasil gemilang Lewis Hamilton menempati posisi pertama, saat kualifikasi GP Australia 2014 beberapa minggu lalu, ternyata tidak diikuti saat balapan. Pebalap Mercedes GP tersebut harus masuk pit dan tidak melanjutkan pertandingan karena ada masalah pada mesin. Setelah melewati beberapa pemeriksaan akhirnya ditemukan penyebab utama kerusakan tersebut, seperti dilansir Autosport, Sabtu (29/3/2014).

Dugaan awal masalah tersebut karena adanya kerusakan pada wiring system atau kelistrikan. Namun hal tersebut ternyata tidak benar. Masalah ditemukan berawal dari blue rubber tube yang fungsinya untuk mengisolasi area di sekitar busi. Disinyalir adanya goresan kecil dan tipis di dinding blue rubber tube yang menyebabkan adanya "kebocoran", akibat percikan dari busi yang terus menerus akhirnya menyebabkan adanya lubang kecil.

Hal tersebut tentu saja berefek pada kinerja di ruang bakar. Percikan api makin memperbesar lubang tersebut yang akhirnya menyeberang ke kepala silinder (cylinder head). Otomatis lambat laun performa mesin semakin menurun dan mengakibatkan mobil tidak bisa diajak ngebut.

"Ini benar-benar frustasi. Lubang itu mengakibatkan percikan api menyebarang ke kepala silinder. Pertama hal tersebut tidak membuat masalah, namun lambat laun lubang menjadi besar dan makin bermasalah. Saat formation lap dan pemanasan belum terasa adanya masalah. Namun ketika kerja mesin makin berat lubang itupun makin membesar dan menimbulkan masalah besar,"  papar Andy Cowel, Chief Engine Mercedes F1.

Pencegahan
Untuk mencegah terjadinya kesalahan tersebut, Mercedes telah meninjau ulang dan memeriksa proses pembuatan blue rubber tube di salah satu fasilitas milik Mercedes di pabrik Brixworth, Inggris. Cowell mengakui hal tersebut bukan cacat produksi secara keseluruhan, dan merupakan kemalangan semata bagi Hamilton. Sebab kondisi tersebut tidak dialami oleh Rosberg yang menjadi rekan setim Hamilton.

Hal tersebut juga menjadi jawaban mengapa Tim Mercedes tetap menggunakan mesin yang sama untuk seri Malaysia kali ini. Sebab, masalah bukan berasal dari mesin melainkan komponen pendukung, bukan inti.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Autosport

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X