Suzuki Ajak Lebih Banyak Konsumen ke "Beres"

Kompas.com - 26/03/2014, 10:20 WIB
Dorong konsumen merawat kendaraannya di bengkel resmi Suzuki. Agung KurniawanDorong konsumen merawat kendaraannya di bengkel resmi Suzuki.
|
EditorAris F. Harvenda
Jakarta, KompasOtomotif - Suzuki Indonesia bertekad untuk mengajak lebih banyak konsumen untuk merawat kendaraannya di bengkel resmi (Beres). Tahun ini, merek berlambang "S" itu menargetkan 66 persen konsumen kembali ke Beres, naik dari 2013 yang hanya 54 persen. Tentunya dengan beragam daya tarik, antara lain promo biaya jasa servis gratis 50.000 km tanpa batas waktu.

"Komposisi itu dihitung dari total konsumen Suzuki yang tercatat delapan tahun terakhir atau sama dengan jumlah populasi 968.000 unit kendaraan yang masih beroperasi di jalan," beber Riecky Patra Yudha, Wakil Kepala Departemen Servis PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), kepada KompasOtomotif, Rabu (25/3/2014).

Dijelaskan, delapan tahun dipatok Suzuki menjadi masa hidup kendaraan yang masih layak  jalan. Pada masa ini juga, konsumen biasanya masih berkutat dalam hal perawatan dan perbaikan kendaraan.

"Kalau bicara tahun lalu saja, dari total penjualan mobil Suzuki di Indonesia, tercatat 97 persen datang ke bengkel resmi untuk perawatan. Jumlah ini biasanya menurun seiring bergulirnya waktu," tukas Riecky.

Pada tahun kedua, ketiga, dan berikutnya, jumlah konsumen yang masih kembali datang ke Beres untuk perawatan, berkurang namun tidak terlalu besar. "Biasanya tahun kedua turun ke level 88 persen, tahun ketiga 78 persen, baru tahun keempat drop sampai 50 persen," papar Riecky.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.