Penjualan Yamaha Global ”Terpeleset”

Kompas.com - 13/02/2014, 12:51 WIB
Yamaha MT-09 yang dijual di Eropa. Penjualan Yamaha tahun lalu turun, tapi keuntungan naik. motorcycleYamaha MT-09 yang dijual di Eropa. Penjualan Yamaha tahun lalu turun, tapi keuntungan naik.
|
EditorAris F. Harvenda

Hamamatsu, KompasOtomotif – Yamaha melaporkan performa penjualan di 2013. Melalui siaran resmi, (12/2/2014), secara global turun 1,2 persen, namun laba bersih perusahaan naik 16,2 persen. Tahun lalu, ”garpu tala biru” menjual sepeda motor 6.014.000 unit, atau ”terpeleset” sedikit dari 6.090.000 unit pada 2012.

Dikatakan, penurunan tersebut banyak disebabkan anjloknya pasar Thailand dan Vietnam yang memburuk akibat krisis politik. Sementara di pasar lain, Yamaha terus menikmati kenaikan penjualan. Jika ditotal, omzet yang masuk mencapai 1,411 triliun Yen (Rp 166,7 triliun) pada 2013. Bandingkan dengan omset 2012 yang ”hanya” 1,208 triliun yen atau Rp 142,4 triliun.

Penjualan di Eropa yang pasarnya tengah ”sakit” juga mengalami penurunan, dari 165.000 unit di 2012 menjadi 162.000 tahun lalu. Tapi pasar lain naik, contohnya Amerika, yang tahun lalu mencatatkan penjualan 76.000 unit dari 71.000 unit pada 2012. Negeri sendiri pun naik, dari 94.000 di 2012 menjadi 109.000 pada 2013.

Untung Besar
Secara keseluruhan, Yamaha Motor Corp melaporkan laba bersih mencapai 44,1 miliar Yen (Rp 5,2 triliun), jauh lebih besar ketimbang 2012 dengan laba 7,5 miliar Yen (Rp 884,5 miliar). Untuk 2014, Yamaha menargetkan kenaikan penjualan 9,2 persen di segmen sepeda motor. Prediksi mencapai 6.572.000 unit dari seluruh dunia.

Optimisme itu didukung dengan model-model yang digadang-gadang sebagai volume maker baru. Mereka adalah skuter tiga roda Tricity dan R25 atau R3 yang mulai ”nyebur” di segmen gemuk sepeda motor sport entry level dunia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber Motorcycle
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.