Mendampingi Pebalap F3 Memacu Ferrari di Sentul

Kompas.com - 29/01/2014, 08:49 WIB
Sean Gelael, di depan Ferrari F430 di sirkuit Sentul, (28/1/2014). Febri ArdaniSean Gelael, di depan Ferrari F430 di sirkuit Sentul, (28/1/2014).
|
EditorZulkifli BJ

Jakarta, KompasOtomotif – Gerimis sepanjang hari di sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, tidak menyurutkan semangat pebalap Formula 3, Sean Gelael, menunjukan kemampuan terbaiknya menjajal salah satu mobil sport untuk kompetisi Ferrari F430 Indonesia. Pebalap berumur 17 tahun itu dengan mantap melibas aspal basah Sentul kemarin (28/1/2014).

Usai “melahap” belasan putaran, KompasOtomotif diberikan kesempatan duduk di jok samping pebalap yang pernah 3 kali naik podium FIA F3 Eurpoean Championship 2013 itu melintasi empat putaran. Putaran pertama pemanasan, selanjutnya mesin V8 4.3 liter bertenaga 490 PS digeber tiga putaran.

Renaldi Hutasoit, Presdir Ferrari F430 Competizione Indonesia Series Promotor, panitia penyelenggara kegiatan ini mengatakan, mobil dengan setir kiri ini telah dimodifikasi. Mesin tidak dimodifikasikan. Hanya ditambahkan sistem keamanan  - mengikuti regulasi FIA -  serta perbaikan suspensi dan sistem pembuangan mesin.

Untuk ban, digunakan Achilles GS328. “Kondisi trek terlalu basah untuk ban slik dan terlalu kering buat ban basah. Kita memilih intermediate,” jelas Renaldi.  

Febri Ardani Sean Gelael ditemani KompasOtomotif Memacu Ferrari F430 di sirkuit Sentul (28/1/2014).

Tanpa malu-malu, selepas putaran pertama, pedal gas dibejek menyentuh lantai. Mobil dijaga agar terus melaju pada racing line. Pengoperasiakn rem secara cepat  terus dilakukan sebelum memasuki puncak tikungan. Aspal basah dan tenaga besar membuat bodi mobil sesekali bergeser setelah keluar tikungan. Sean sigap menggoreksi! Saat di trek lurus mobil melaju pada 200 kpj! Pengalaman berada di mobil balap terasa menegangkan.

"Melintir"

Febri Ardani KompasOtomotif ditawarkan kesempatan menemani Sean Gelael melibas sirkuit Sentul menggunakan Ferrari F430, (28/1/2014).

Di lap terakhir, Sean terkesan terlalu bersemangat. KompasOtomotif  bisa merasakan tenaga dilepaskan terlalu cepat sebelum keluar tikungan ke delapan. Mobil mengalami oversteer -seperti drifting - berputar sekali ke arah dalam, kemudian berhenti di luar trek.

Febri Ardani KompasOtomotif Menemani Sean Gelael mengitari sirkuit Sentul, (28/1/2014)

Mobil gerak roda belakang itu terjebak di area kerikil dan harus dibantu derek agar bisa kembali ke lintasan. “Tadi downforce-nya hilang, akibatnya "melintir". Ditambah lagi dengan kondisi aspal Sentul, akibatnya setelah 5 lap, ban sudah mulai kehilangan grip,” jelasnya. 

"Latihan kecil" ini digunakan Sean untuk menjaga skill  tetap terjaga sembari menunggu kompetisi F3 2014  yang dimulai  di Sirkuit Silverstone, Inggris pada  19-20 April 2014. Sean akan bertanding 16 seri, terdiri dari 11 di Eropa, 3 di  Inggris, serta Master F3 Zandfoort dan Macau GP F3. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X